Membangun Karakter Kepemimpinan Mahasiswa Pertanian di Pasir Sarongge
Sebanyak 25 calon pemimpin organisasi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mengikuti pelatihan "Karakter Unggulan Insan Pertanian", di Kebon Percobaan University Farm IPB Pasir Sarongge, Cipanas-Cianjur Jawa Barat, 18-19 Oktober 2008. Kegiatan yang juga diikuti senior residence Asrama Tingkat Persiapan Bersama (TPB) ini dalam rangka pengembangan soft skills kepemimpinan dan organisasi mahasiswa.
Di tengah kebon sayur dan bunga, mereka berlatih "Project Base Learning" yang mengambil judul "Sarongge Agricultural Project". Malam harinya dilanjutkan presentasi sembari menikmati jagung bakar.
Paginya, peserta melaksanakan "Farm Walk : Friendly with Nature". Dalam kegiatan ini seluruh peserta berkeliling kebun di kawasan Pasir Sarongge, mengunjungi Balai Penelitian Pertanian, Departemen Pertanian, sambil menikmati keindahan dan potensi alam Pasir Sarongge.
Peserta juga mengikuti Achievement Motivation Training (AMT) yang diberi judul "Reborn with New Spirit" untuk meningkatkan karakter kepemimpinan pertanian. Pada kegiatan AMT ini, seluruh peserta diharapkan dapat memberikan kiat-kiat sederhana menjadi mahasiswa pertanian yang berprestasi. Kiat-kiat tersebut berasal dari filosopi hidup sederhana ala pertanian seperti : hidup penuh semangat, berfikir positif, mencari lingkungan positif, senantiasa belajar dari apa yang ada, dan hidup dengan ikhlas serta bersyukur.
Presentasi yang bersemangat dengan simulasi dan berbagai tayangan audiovisual membuat pemaparan mudah dipahami, dicontoh dan memberi inspirasi untuk para peserta. AMT diakhiri dengan renungan dan menuliskan tekad sukses masing-masing peserta. Penulisan tekad ini diharapkan menjadi emotional anchor yang mampy mengkalibrasi semangat peserta pada saat motivasi peserta turun.
Kegiatan dilanjutkan out bound pembelajaran mengenai leadership, communication skill, motivation, dan team building melalui berbagai simulasi , games yang menantang dan ramah-tamah.
Dalam acara ramah tamah, Kepala Sub Direktorat Minat, Bakat, dan Penalaran Direktorat Kemahasiswaan IPB, Bambang Riyanto, S.Pi., M.Si., menyampaikan pertanian di masa datang akan menghadapi tantangan sulit dan beraneka ragam krisis. Pertanian membutuhkan pemimpin, memiliki visi tajam, karakter dan jiwa kuat. Karakter unggulan sebagai insan pertanian ini perlu segera dibangun, terutama bagi para pemimpin organisasi kemahasiswaan IPB.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini telah lolos seleksi dan persyaratan diantarnya berprestasi di organisasi, di kancah nasional atau internasional. Setelah lolos dalam tahap ini, peserta diwajibkan membuat karya tulis tentang visi "Peranan Mahasiswa dan Organisasi Kemahasiswaan dalam Pembangunan Dunia : Menuju Kepemimpinan Unggulan Pertanian Tropika ASEAN 2015". (*ris)
