Sebanyak 20 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mengikuti pelatihan pembekalan pendampingan Posdaya, Kamis (18/9) di Ruang Pertemuan Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK) Fakultas Ekologi Manusia Kampus IPB Darmaga. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (P2SDM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB bekerjasama dengan Yayasan Damandiri.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala P2SDM Dr.Ir. Illah Sailah, MSc, Wakil Kepala LPPM Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat Dr.Ir. Prastowo, M.Eng., Ketua Yayasan Damandiri Prof.Dr. Haryono Suyono selaku keynote speaker, Direktur Yayasan Damandiri Drs. Much. Soedarmadi, para nasumber dan dosen-dosen yang terlibat dalam kegiatan ini.
Kepala P2SDM Dr.Ir. Illah Sailah, MSc, dalam sambutannya mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan program pengembangan SDM dan pemberdayaan masyarakat melalui pola kemitraan yang telah dilaksanakan oleh P2SDM LPPM IPB bekerjasama dengan Yayasan Damandiri sejak tahun 2005. Ada beberapa kelompok sasaran dalam pengembangan SDM ini, antara lain SMA (Kepala, Wakasek, guru mata pelajaran dan siswa), pelaku UKM sekitar kampus, mahasiswa (melalui beasiswa ++ bagi mahasiswa sarjana, dan bantuan penulisan tesis dan disertasi bagi mahasiswa pascasarjana, serta masyarakat kurang mampu (melalui program Posdaya).
Dijelaskan, Posdaya adalah forum komunikasi, silaturahmi, advokasi, penerangan dan pendidikan sekaligus wadah kegiatan penguatan fungsi keluarga secara terpadu, terutama pelayanan kesehatan, pendidikan dan kewirausahaan.
Pelatihan diikuti mahasiswa dari berbagai departemen di IPB yang akan mendampingi 7 Posdaya. Masing-masing berada di Kota Bogor, yaitu di Kelurahan Pasir Mulya Kec. Bogor Barat dan Kelurahan Tegal Gundil Kec. Bogor Utara. Posdaya di Kabupaten Bogor berada di Desa Giri Mulya Kec. Cibungbulang dan Desa Benteng Kec. Ciampea. Tiga posdaya lainnya berada di Cianjur, yaitu Desa Galudra Kec. Cugenang dan Desa Sirnagalih Kec. Cilaku, serta posdaya di Desa Nagraksari Kec. Jampang Kulon Kab. Sukabumi. “Diharapkan dari pendampingan Posdaya ini, masyarakat akan lebih dinamis dalam mengelola potensi mereka, dan bersama-sama mengembangkan diri khususnya pada bidang pendidikan, kesehatan dan kewirausahaan/ekonomi masyarakat,” ujar Dr. Illah. Senada dengan Dr. Illah, Direktur Yayasan Damandiri Drs. Much. Soedarmadi menaruh harapan terhadap kegiatan ini, yakni adanya upaya mendinamiskan masyarakat pada aspek kesehatan, pendidikan dan kewirausahaan. Sementara itu, Wakil Kepala LPPM Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat Dr.Ir. Prastowo, M.Eng., menyambut baik serta mendukung sepenuhnya kegiatan pendampingan yang diikuti oleh para mahasiswa IPB tersebut. Acara pelatihan pembekalan semakin lengkap dengan hadirnya Prof.Dr. Haryono Suyono yang juga mantan Menko Kesejahteraan Rakyat ini saat menyampaikan keynote speech. Prof. Haryono memberikan kiat-kiat pendampingan Posdaya, mulai dari teknis, sasaran hingga target yang mesti dicapai. ”Target dari Posdaya ini adalah budaya sehat sejahtera,” tegas Prof. Haryono. Dalam kesempatan ini Prof. Haryono menjanjikan beasiswa bagi mahasiswa peserta pendampingan Posdaya yang dinilai berhasil. Beasiswa tersebut berupa SPP, biaya buku, dan biaya hidup selama satu tahun.
Pembekalan selanjutnya disampaikan oleh para narasumber, yakni Ir. Muhammad Agus Setiana, MS., dengan materi Konsep Pemberdayaan Masyarakat, Ir. Mintarti, M.S., dengan materi Komunikasi Masyarakat, dan Ir. Muhammad Yann Bachtiar, M.Si., yang menyampaikan materi action plan. Selain ketiga narasumber tersebut, di acara ini juga dihadirkan dua orang mahasiswa yang pernah mengikuti program pendampingan Posdaya, mereka adalah Zikri Robi dan Nurwati. Keduanya didaulat untuk menceritakan pengalaman mereka selama mengikuti program pendampingan Posdaya ini. (nm)