Messages of the Week, Pengembangan Soft skills Mahasiswa IPB

Messages of the Week, Pengembangan Soft skills Mahasiswa IPB

Berita

2_400_06Direktorat
Kemahasiswaan Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Round Table
Discussion
Program Message of the week Pengembangan soft skills
Mahasiswa Melalui Proses Belajar Mengajar, Senin (22/9) di Ruang Diskusi Senat
Gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Darmaga.  Diskusi diikuti
oleh perwakilan dari 36 Departemen dan Program Diploma serta Komisi Disiplin
Mahasiswa di lingkungan IPB.

 

Kegiatan
yang dibuka secara resmi oleh Rektor IPB Dr.Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc., ini
menghadirkan narasumber Dr.Ir. Illah Sailah , MS ., selaku Koordinator
Pelaksana Program Soft skills Direktorat Akademik DIKTI, Ir. Lien
Herlina, M.Sc., Direktur Pengkajian dan Pengembangan Akademik IPB, dan Dr.
Nurmala K. Panjaitan, MS,DEA., staf pengajar Departemen Komunikasi dan
Pengembangan Masyarakat (KPM) Fakultas Ekologi Manusia IPB. Materi yang diusung
oleh masing-masing narasumber adalah pengembangan soft skills di
perguruan tinggi, integrasi soft skills dalam kegiatan belajar mengajar
di IPB, serta personality code dan peran aktif dosen dalam sosialisasi soft
skills
di IPB.

 

Kepala
Sub Direktorat Minat, Bakat, dan Penalaran Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan
IPB, Bambang Riyanto, S.Pi., M.Si., yang mewakili Direktur Kemahasiswaan IPB
selaku Koordinator Pelaksana Program Soft skills Mahasiswa IPB, dalam
sambutannya mengatakan, bahwa pada era kepemimpinan baru IPB saat ini, pihaknya
terus melakukan pengembangan soft skills mahasiswa IPB. "Soft
skills
yang dikembangkan untuk mahasiswa IPB pada tahun lalu
kegiatan difokuskan pada upaya meningkatkan
soft skills
mahasiswa melalui kegiatan kemahasiswaan, sedangkan untuk tahun
ini program dikembangkan dengan meningkatkan peran serta dosen dalam
peningkatan soft skills mahasiswa
selain melalui kegiatan kemahasiswaan," ujar Bambang Riyanto.

 
3_400_03

Adapun
tujuan dari program "Message of the Week" ini adalah meningkatkan peran
aktif dosen sebagai fasilitator penyampai pesan-pesan soft skills kepada
mahasiswa yang akan disisipkan dalam proses belajar mengajar, sehingga mampu
berkontribusi terhadap pengembangan soft skills mahasiswa.

 

Dukungan
Rektor

Rektor
IPB, Dr.Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc., mendukung sepenuhnya kegiatan yang
digagas oleh Direktorat Kemahasiswaan IPB ini. "Saya mendukung program
Direktorat Kemahasiswaan IPB untuk senantiasa memasukkan nuansa membangun
kebanggaan dan kecintaan terhadap pertanian melalui penguatan peran program
masa perkenalan kampus bagi mahasiswa baru (MPKMB) atau masa perkenalan
fakultas (MPF). Serta melalui program pembinaan akademik dan multibudaya
(PPAMB) di asrama, bagi mahasiswa tingkat persiapan bersama (TPB) atau tingkat
I yang dilaksanakan di bawah koordinasi Badan Pengelola Asrama TPB IPB".

 

Rektor
juga menyatakan kebanggaannya bahwa mahasiswa IPB mampu berprestasi baik di
tingkat nasional maupun internasional. "Misalnya saja dalam debat Bahasa Arab
dan Bahasa Mandarin pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional (PIMNAS),
dimana mahasiswa IPB mampu menunjukkan prestasinya sebagai juara ke-2 dan ke-3,
walaupun tidak ada Fakultas Sastra Arab dan Mandarin di kampus kita. Ini
menunjukkan bahwa peranan soft skills mampu memberikan keberhasilan mereka
dalam hidup bermasyarakat dan berkompetisi dengan sehat di tingkat nasional,"
papar Rektor.

 
4_400_03

Sementara
itu, ketiga narasumber sepakat bahwa soft skills hanya dapat ditularkan,
bukan untuk diajarkan sebagai mata kuliah. Karenanya agar dapat menularkan,
para dosen harus "mengidap" soft skills terlebih dulu.

 

Dr. Illah Sailah menuturkan,
ada tiga hal yang dapat dilakukan oleh para dosen dalam pengembangan soft skills
ini
. Pertama, dosen harus menjadi role model atau menjadi panutan.
Kedua, dosen harus menerapkan messages of the week di dalam kelas,
dimana pesan moral disampaikan sebelum perkuliahan dimulai pada tiap minggunya.
Terakhir, dosen harus menyisipkan atribut soft skills dalam setiap
proses pembelajaran. (nm)