Direktorat Riset Dan Kajian Strategis IPB Gelar Lokakarya Peta Riset Pangan

Direktorat Riset Dan Kajian Strategis IPB Gelar Lokakarya Peta Riset Pangan

Berita

 

Direktorat Riset dan Kajian Strategis Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Lokakarya Peta Riset Pangan Selasa (5/8) di Kampus IPB Darmaga. Lokakarya ini bertujuan memperkaya rumusan yang telah dihasilkan  dalam rangka peringatan hari kebangkitan nasional di IPB. "Dari pertemuan ini diharapkan lahir rumusan kongkrit kebijakan menyikapi lima krisis yakni:  pangan, energi, air, agraria, ekologi dan kemiskinan, disamping juga, itu rumusan kebutuhan riset dan kurikulum pendidikan yang sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Direktur Riset dan Kajian Strategis IPB, Dr. Ir.Arif Satria,MSi.

 

Akar masalah kelima krisis pangan terjadi karena adanya paradigma pembangunan yang bias kota, anggapan pertanian sebagai budaya tertinggal, faktor struktural (sentralisasi), lemahnya kelembagaan dan kedaulatan mengatur diri. "Kebijakan perundangan yang merubah struktur atau membatasi akses  dan kontrol terhadap sumber daya menyebabkan kesenjangan lebar antara desa dan kota," kata Dr. Arif.

 

Oleh karena itu, diperlukan paradigma yang baru pembangunan yang berkeadilan, berkedaulatan dan berkelanjutan.  Karakteristik paradigma baru pembangunan,  kata Dr. Arif, mencakup membangun pelaku ekonomi berbasis luas, keunggulan lokal, berbasis sumberdaya lokal, berdaya dukung, devolusi, membangun kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal. Selain itu, teknologi tepat guna dan sasaran sesuai kelembagaan dan keunggulan lokal serta daya dukung lingkungan.

 

Dengan perubahan paradigma pembangunan baru, ketergantungan pertanian pangan terhadap kekuatan eksternal dapat diminimalisir dan Indonesia mampu mewujudkan pertanian pangan dengan kekuatan lokal.

 

Lokakarya ini menampilkan presentasi hasil-hasil riset masing-masing fakultas di IPB. Penyampaian presentasi hasil ini dipandu moderator Dr.Ir. Purwiyatno Hariyadi.Fakultas Pertanian disampaikan  Dr.Ir.Suwardi, M.Sc. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan disampaikan Prof.Dr.Ir.Ari Purbayanto, M.Sc. Fakultas Peternakan disampaikan Dr.Ir.Panca Dewi, MHkS, M.Si. Fakultas Kehutanan disampaikan Dr. Ir.Iskandar Z. Siregar, M.Sc. Fakultas Teknologi Pertanian disampaikan Dr. Ir.Y. Aris Purwanto, M.Sc. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam disampaikan Dr. Ir. Muhammad Nuraidi. Fakultas Ekonomi dan Manajemen disampaikan  Dr.Ir. Eka Intan Kumala Putri, M.Sc. Acara kemudian dilanjutkan diskusi yang dipandu moderator Dr.Ir. Dahrul Syah.

 

"Kegiatan ini semoga menyatukan komitmen masing-masing komponen IPB  dengan memberikan masukan rumusan riset untuk mengatasi pangan Indonesia," tandas Wakil Rektor IPB Bidang Riset dan Kerjasama, Dr.Ir.Anas Miftah Fauzi, Eng. (ris)