IPB Kembangkan Program Pencangkokan Wirausahawan Muda dan UKM
IPB melalui Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni (DPKHA) telah melakukan upaya-upaya untuk memberikan pembekalan kewirausahaan kepada para mahasiswa dan alumninya. Diantaranya menyelenggarakan pelatihan-pelatihan kewirausahaan, pemberian dana bergulir dan pendampingan hingga kegiatan belajar bekerja mandiri melalui Cooperative Academic Education Program. "Adanya keterbatasan lapangan kerja formal mengakibatkan keterbatasan penyerapan tambahan angkatan kerja baru setiap tahunnya. Salah satu upaya mengatasi persoalan ini dengan mendorong alternatif penumbuhan usaha mandiri, penumbuhan wirausahawan muda berbasis lulusan perguruan tinggi," ungkap Direktur PKHA, Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc, F. Trop dalam Roundtable Discussion ‘Program Pencangkokan Wirausahawan Muda dan Pengembangan UKM' Senin (21/7)di IPB International Convention Center (IICC).
Rountable ini terselenggara berkat kerjasama DPKHA IPB dengan Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Roundtable Discussion ini bertujuan merumuskan usaha-usaha sistematis untuk menumbuhkan wirausahawan muda.
Acara yang dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, MS menghadirkan narasumber dari Kementrian Negara dan Koperasi dan UKM (Kemenegkop) Drs. Afrizal, MM, Direktorat Jenderal DIKTI Dra. Nursyamsiah Asharini, M.Si, Dewan Pengembangan Kerjasama Kemitraan (DPPK) Prof. Dr. Benny H. Hoed, pemilik atau pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM), alumni peserta Coop dan staf pengajar IPB.
Pengantar diskusi disampaikan Kemenegkop dan Kasubdit Pengembangan Karir Mahasiswa DPKHA IPB Iin Solihin, S.Pi, M.Si. Diskusi ini dimoderatori Katrin Roosita, SP, M.Si. Dalam kesempatan ini dibahas draft usulan Program Pengembangan Usaha Ekonomi Rakyat (PUSER) dalam rangka penumbuhan usaha baru dengan pola pencangkokan usaha. PUSER adalah program untuk menumbuhkan usaha baru yang mengintegrasikan potensi dan pengalaman dunia usaha (UKM), Perguruan Tinggi dan Pemerintah. (ins/ris)
