Puncak Agrianita Day 2025: Wujud Produktivitas dan Kepedulian Sosial Wanita

Puncak Agrianita Day 2025: Wujud Produktivitas dan Kepedulian Sosial Wanita

Puncak Agrianita Day 2025 Wujud Produktivitas dan Kepedulian Sosial Wanita
Berita

Agrianita IPB University menggelar acara puncak Agrianita Day 2025 di Gedung Grha Widya Wisuda (22/5). Tema “Agrianita Produktif” yang diusung menjadi simbol komitmen Agrianita dalam mendorong produktivitas, kreativitas, dan kepedulian sosial di lingkungan IPB University dan sekitarnya.

Acara puncak Agrianita Day 2025 ini menjadi ajang apresiasi melalui pemberian penghargaan kepada Agrianita Fakultas/Sekolah terbaik, unit Agrianita terbaik, pengurus Agrianita terbaik, serta pemenang lomba video Agrianita Produktif, lomba memasak, Garden Challenge, dan Instagram Challenge.

Ketua Agrianita IPB University, Retna Widayawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema Agrianita Produktif dipilih sebagai cerminan semangat perempuan IPB yang terus berkarya dan berkontribusi.

“Agrianita bukan sekadar organisasi pendamping, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pembangunan karakter dan kesejahteraan kampus,” ungkapnya.

Retna juga mengapresiasi semangat kolaborasi yang terbangun antara Agrianita dengan berbagai unit kerja dan fakultas di IPB University, termasuk sinergi dalam pelaksanaan program sosial, pendidikan, lingkungan, dan ekonomi kreatif. Ia menekankan bahwa keberhasilan Agrianita merupakan hasil dari kerja sama, solidaritas, dan dedikasi para anggotanya yang tersebar di seluruh fakultas dan unit di IPB.

“Kami hadir untuk terus mendukung dan memberikan kontribusi nyata bagi IPB University, terutama dalam mewujudkan lingkungan kampus yang inklusif, sehat, produktif, dan humanis,” tutupnya.

Rektor IPB University, Prof Arif Satria, turut mengapresiasi peran besar Agrianita dalam mendorong produktivitas dan kesejahteraan. “Agrianita telah menunjukkan kiprah luar biasa, tidak hanya dalam lingkup internal kampus, tetapi juga berdampak langsung pada mahasiswa, alumni, dan masyarakat.” 

“Salah satu wujud konkret kontribusi Agrianita adalah keberlanjutan program Warung Kita bersama alumni yang menyediakan makanan bergizi bersubsidi untuk mahasiswa dengan melayani 250-300 porsi per hari,” ujar Prof Arif.

Ia juga menyoroti pentingnya pengurangan beban hidup pegawai melalui program beasiswa bagi anak-anak tenaga kontrak dan tenaga harian lepas (THL), yang kini telah menjangkau lebih dari 800 anak.

Prof Arif menutup sambutannya dengan apresiasi untuk inisiatif Agrianita dalam program kesehatan dan kebersihan lingkungan kampus, seperti pemeriksaan kesehatan, program toilet dan musala bersih, serta revitalisasi taman kampus.

“Yang tak kalah penting adalah pemberdayaan ekonomi. Karya-karya para ibu Agrianita kini tidak hanya bernilai seni, tetapi juga bernilai ekonomi. Ini bukti bahwa kreativitas serta produktivitas mereka terus tumbuh,” pungkasnya. (Fj)