Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University Sosialisasikan Pembuatan Perangkap Lalat Buah di Desa Wiromartan
Jambu kristal merupakan salah satu sumber daya yang banyak tersedia di Desa Wiromartan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Meski demikian, buah ini rentan diserang oleh hama lalat buah. Lalat buah merupakan hama berbahaya bagi buah dan sayuran karena dapat menyebabkan kebusukan pada buah.
Merespon hal itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University melakukan sosialisasi perangkap lalat buah di Desa Wiromartan. Alif, perwakilan mahasiswa sebagai narasumber menerangkan, perangkap ini menarik lalat jantan ke dalam botol dengan menggunakan atraktan metil eugenol sintesis.
“Perangkap lalat buah digantung pada pohon jambu kristal. Upaya tersebut dapat mencegah populasi lalat buah dengan cara mencegah reproduksi lalat. Lalat jantan tidak bisa membuahi lalat betina yang nantinya akan memasukkan telurnya ke dalam jambu yang akan menyebabkan kebusukan,” urai dia.
Sosialisasi pembuatan perangkap lalat buah dilakukan dengan cara mendemonstrasikan tata cara pembuatan perangkap kepada ibu-ibu pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK). Peserta semangat mengikuti langkah-langkah yang didemonstrasikan.
Dijelaskan Alif, pembuatan perangkap lalat buah diawali dengan membuat beberapa lubang pada botol. Kemudian membungkus metil eugenol ke dalam tisu dan mengikatnya dengan menggunakan tali rafia. “Ujung tali lainnya dijepit dengan tutup botol yang nantinya akan digunakan untuk menggantung botol ke pohon,” tambah Alif.
“Metil eugenol bisa dibeli di mana ya mas?” tanya salah seorang ibu PKK. Alif menanggapi bahwa metil eugenol dapat dibeli secara online maupun offline. (*/Rz)
