Beras Analog dari Singkong dan Kedelai Buatan Mahasiswa IPB Raih Best Poster Presenter di Jepang
Berawal dari ide cemerlang untuk tugas akhir skripsi, menghantarkan Karimah Khairunnisa, mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil meraih juara best poster presenter pada kompetisi TRI-U di Mie University Jepang akhir tahun 2017 lalu. Produk inovasi yang ditawarkan oleh Karimah yaitu pembuatan beras analog dari singkong dan kedelai. Ia mengatakan bahwa beras analog yang sudah dikomersialkan berasal dari jagung. Oleh karena itu, ia ingin mencoba dari sumber lain untuk mendapatkan kandungan protein yang lebih tinggi.
“Pemilihan singkong dan kedelai merupakan hasil pertimbangan dalam perhitungan proteinnya. Dengan menggunakan singkong dan kedelai diharapkan memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan beras analog yang sudah dikomersialisasikan yang berasal dari jagung,” tambahnya.
Hipotesis dari penelitiannya tersebut ternyata benar, dengan menggunakan sumber singkong dan kedelai beras analog memiliki nilai protein yang lebih tinggi. Hasil ini yang kemudian menghantarkan Rima menjadi Juara Best Poster Presenter dalam kategori Food Theme pada TRI-U 2017.
TRI-U merupakan acara internasional joint seminar dan symposium (JISS) dengan peserta yang berasal dari enam negara. Acara ini dlaksanakan setiap tahun untuk memfasilitasi mahasiswa dalam mengeluarkan ide dan gagasan hasil penelitiannya dalam forum internasional. Terdapat 10 kategori yang dipertandingkan dalam kompetisi yang diikuti oleh 100 peserta dari enam negara ini.(KUM/nm)
