Meriahkan Dies Natalis ke 56 IPB University, UKM Panahan Gelar National Indoor Archery Competition
Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM) Panahan IPB University gelar National Indoor Archery Competition di Gymnasium Kampus Dramaga, Bogor (6/8). Ratusan peserta hadir dari berbagai daerah di Indonesia untuk bersaing dalam sembilan kategori kompetisi mulai dari kategori Sekolah Dasar (SD) hingga kategori dewasa. Pada pembukaan tersebut, turut hadir Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. Drajat Martianto, Sekretais Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, Bernhard Nicolas Lumowa serta Sekretaris Umum Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Jawa Barat, Ryan Agung Hendriana.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Drajat Martianto menyampaikan bahwa National Indoor Archery Competition merupakan momen yang sangat penting karena acara ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-56 IPB University. “Hari ini, saya pun sangat bangga melihat animo anak muda ternyata sangat tinggi dengan olahraga panahan. Panahan ini sangat penting bagi anak muda yang sedang dalam fase pertumbuhan, apalagi kita semua sepakat bahwa panahan mengajarkan kita untuk fokus. Fokus ini tentu sangat bermanfaat bagi anak-anak muda yang sedang menempuh pendidikan,” ujarnya.
Drh. Mokhamad Fakhrul Ulum, M.Si selaku Pembina UKM Panahan IPB University menyampaikan bahwa kejuaraan indoor ini merupakan yang ketiga diadakan IPB University.
“Biasanya kami melaksanakan kompetisi outdoor di lapangan belakang Gymnasium ini. Terakhir kali kami melaksanakan kejuaraan yang bersifat indoor ini adalah pada 2007 silam. Kami berharap, pelaksanaan acara ini bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya kekurangan yang berarti. Selamat Bertanding,” ujarnya.
Sementara itu Ryan Agung Hendriana menyampaikan rasa bangganya atas terlaksananya kompetisi kali ini. Menurutnya, melihat antusias masyarakat terhadap olahraga panahan, Perpani Jawa Barat akan mulai membangun regulasi yang lebih baik terkait pelaksanaan kompetisi indoor maupun outdoor agar dapat maksimal dalam penyerapan peserta serta ketersediaan sumberdaya manusia untuk wasit dan panitia pelaksananya.
“Saya ingin berterimakasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah membantu penyelenggaraan acara ini. Kami juga ingin menyampaikan bahwa di Jawa Barat ini, animo masyarakat dalam olahraga panahan ini sudah sangat tinggi sekali. Mulai dari penggemarnya, penghobinya hingga yang serius berniat menjadi atlet panahan,” ujarnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Bernhard Nicolas Lumowa. Bernhand berikan penghargaan kepada mahasiswa IPB University yang berhasil menggelar event kompetisi sebesar ini.
“Kompetisi ini memang saya rasa sangat penting untuk menjadi pembuka, karena saya melihat mayoritas yang hadir saat ini adalah mulai dari usia SD sampai mahasiswa. Usia-usia inilah yang sangat dibutuhkan KONI untuk diikutsertakan dalam proses pembibitan atlet. Maka saya berharap betul kompetisi semacam ini bisa terus rutin dilaksanakan setiap tahun agar atlet kita makin tinggi jam terbangnya. Ketika kompetisi ini bisa melahirkan atlet panahan profesional tentu sangat baik mengingat perhatian pemerintah terhadap para atlet-atlet kita sudah semakin baik dengan adanya pesangon dan pengangkatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN),” ungkapnya. (dinof/Zul)
