Mahasiswa IPB University Lakukan KKN-T di Wonogiri Bantu Mitigasi Pendangkalan Waduk Gajah Mungkur

Mahasiswa IPB University Lakukan KKN-T di Wonogiri Bantu Mitigasi Pendangkalan Waduk Gajah Mungkur

mahasiswa-ipb-university-lakukan-kkn-t-di-wonogiri-bantu-mitigasi-pendangkalan-waduk-gajah-mungkur-news
Berita

Sekira 98 mahasiswa IPB University yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) diterima Bupati Wonogiri, Joko Sutopo di Kantor Bupati Wonogiri (18/6). Dalam KKN-T ini, Joko meminta mahasiswa untuk ikut serta dalam menuntaskan permasalahan pertanian, peternakan, dan kerusakan lingkungan di Kabupaten Wonogiri.

“IPB University diharapkan dapat mendorong aktivitas pertanian yang masih bersifat tradisional dan rendahnya pemahaman terhadap pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) menuju pertanian yang efisien dan efektif agar lebih menguntungkan. Wonogiri juga sedang menghadapi tantangan dalam pengembangan peternakan modern dan kerusakan lingkungan yang berdampak pada meningkatnya laju pendangkalan pada waduk Gajah Mungkur,” ujarnya.

Menurutnya peran IPB University harus terus didorong dalam bentuk kegiatan lain untuk membantu Pemda Wonogiri. Selama 3.5 tahun terakhir Pemda telah membangun pertanian dan cukup berhasil yang diindikasikan dengan menurunnya angka tingkat kemiskinan dari 13.2 persen menjadi 10.7 persen.

“Kegiatan KKN-T ini akan sangat membantu Kabupaten Wonogiri dalam upaya mendorong pertanian dan peternakan yang efisien, efektif, modern dan lebih menguntungkan, serta upaya mitigasi pendangkalan waduk Gajah Mungkur. Untuk mendorong hadirnya kegiatan IPB University lainnya, saya akan mengagendakan pertemuan khusus antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri,” tambahnya.

Hadir dalam acara ini Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Penelitian, Prof. Dr. drh. Agik Suprayogi, MSc, Koordinator wilayah KKN-T IPB, Dr. Ir. Ninuk Purnaningsih, M.Si, dan Dosen Pembimbing Lapangan KKN-T Kabupaten Wonogiri Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS.

Pada kesempatan ini Prof. Agik memberikan masukan terkait hilirisasi model inovasi IPB University yang sudah didesiminasi di berbagai daerah di Indonesia. Seperti Sekolah Peternakan Rakyakt (SPR), Komunitas Estate Padi (KEP) dan Kehutanan Terpadu.

“Tantangan Bupati Joko Sutopo ini merupakan peluang bagi IPB University untuk berbagi peran dan tanggungjawab dalam mendiseminasikan hasil penelitian dan inovasi kepada masyarakat di Kabupaten Wonogiri. LPPM IPB University akan segera merespon tantangan tersebut dengan membentuk Tim Pakar yang selama ini sudah teruji dedikasinya di lapangan,” ujarnya. (asp/rdi/Zul)