Semarak Lomba Memasak di Agrianita Day 2019
Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2019, Agrianita Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar lomba memasak nasi goreng. Lomba memasak nasi goreng yang digelar, Sabtu (20/4), di Wisma Landhuis, Kampus IPB Dramaga, Bogor itu terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, peserta lomba diminta memasak nasi goreng untuk perlombaan dan sesi kedua peserta lomba diminta memasak 50 porsi nasi goreng untuk dibagikan kepada pengunjung.
“Kegiatan ini merupakan gagasan dari Agrianita IPB dalam rangka menyambut Hari Kartini. Nanti akan ada dua sesi, yaitu sesi yang benar-benar untuk perlombaan dan sesi sosial,” tutur Rektor IPB, Dr. Arif Satria.
Untuk sesi perlombaan, Ketua Agrianita IPB, Neno Arif Satria mengatakan ada tiga prinsip yang digunakan dalam penilaian yaitu rasa, proses dan tampilan. Ia menambahkan, selain cita rasa yang lezat, masakan yang diperlombakan harus dinilai prosesnya apakah higienis atau tidak. Sedangkan untuk memenuhi prinsip tampilan, masakan peserta dinilai berdasarkan hiasan yang ada dan cara menyajikan menu tersebut.
“Untuk sesi kedua, hasil masakan peserta dibagikan kepada supporter, pengunjung, penerima bakti sosial, serta pengunjung yang hadir,” tambah Neno.
Untuk juri penilaian, lanjut Neno, setidaknya ada tiga orang juri yang menilai hasil masakan peserta lomba. Mereka adalah Chef Stefu Santoso (President Association of Culinary Professionals Indonesia), Ir. Elvi Rhinilda (Manajemen Kikkoman), dan Enny Herry Suhardiyanto (Ketua Agrianita IPB 2013-2018)
“Ini kan perlombaan serius, jadi jurinya harus yang kompeten dan menekuni di bidangnya,” pungkas Neno.
