Rektor IPB dan Tim Biro Komunikasi Lakukan Media Visit ke Republika

Rektor IPB dan Tim Biro Komunikasi Lakukan Media Visit ke Republika

rektor-ipb-dan-tim-biro-komunikasi-lakukan-media-visit-ke-republika-news
Berita

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB),  Dr. Arif Satria didampingi Kepala Biro Komunikasi IPB, Ir.Yatri Indah Kusumastuti, M.Si dan jajaran Bagian Hubungan Masyarakat IPB melakukan Media Visit ke Kantor Republika, Jum'at (5/10) di Jakarta. Kunjungan ini dalam rangka menjaga hubungan baik antara IPB dengan media massa. Rombongan IPB disambut hangat oleh Direktur Utama Republika,  Agoosh Yosran,  Pimpinan Redaksi, Irfan Junaedi, Wakil Pimpinan Redaksi, Nur Hasan Murtiaji, Kepala Newsroom, Maman Sudiaman dan jajarannya. Turut hadir pula jurnalis senior Republika yang juga alumnus IPB, Irwan Kelana.

Rektor IPB, Dr.Arif Satria menjelaskan tentang situasi terkini yang terjadi akibat perubahan di era desrupsi di dunia. IPB pun ucap Rektor IPB akan mengikuti perubahan-perubahan tersebut.

Menurut Rektor IPB, metode pembelajaran tahun 1980-1990 sudah tidak cocok dipakai di era millenial sekarang. "Di era kini, siapapun bisa jadi apapun. Bisnis berkembang luar biasa. Beberapa perubahan yang dilakukan di IPB diantaranya penerimaan mahasiswa baru  melalui Jalur Ketua OSIS. Untuk tahun ini IPB membuka  jalur Ketua OSIS  untuk mendapatkan gen leadership," kata Rektor IPB. 

Jumlah pendaftar dari jalur Ketua OSIS ada 1882, IPB menerima 150 orang.  "Kami ingin melakukan mapping dulu.  Jadi kami ingin lulusan IPB jadi pengusaha bukan karena by accident tapi by design. Sekarang jamannya  menciptakan start up baru by design," lanjut Rektor IPB.

Lebih lanjut diurai Rektor,  ke depan pemerintahan berpeluang dipimpin oleh orang-orang  dari kalangan perusahaan. Untuk itu IPB harus mencetak leader-leader dengan basis ekonomi yang kuat. Itu market dan menjadi sumber kepentingan nasional. Jika IPB tidak mengisi momentum ini maka akan ketinggalan.

"Pada tahun  80-an dan 90-an setting pendidikan bukan untuk itu. Sekarang  kita dorong betul. Saya nantinya ingin mentorkan mahasiswa di perusahaan-perusahan besar. Tidak lagi hanya bicara farming, tapi juga environment, water and health, " ujar Rektor.

Lebih lanjut Rektor IPB menyampaikan perubahan ilmu pada  dunia Kedokteran Hewan. Saat ini kedokteran hewan dan kedokteran manusia menyatu, maka yang basic ilmunya kedokteran hewan akan kuat. IPB berencana membuat  School of Veteriner Biomedical yang menghasilkan para ahli biomedis. 

Kata Rektor IPB, penemuan mahasisawa  IPB sangat banyak. Banyak ide-ide kreatif mahasiswa terwujud dalam bentuk produk, aplikasi cerdas dan sebagainya.

Rektor menegaskan, larya inovasi Indonesia paling prospektif dalam 10 tahun dari 1045 yang dikeluarkan Kemenristekdikti, hampir 40 persennya di-support dari IPB.

Tahun 2019, jelas Rektor,  IPB akan menjadi perguruan tinggi pertama yang akan mengekspor produk-produk inovasinya.  "Kita mentargetkan produk inovasi IPB bisa diekspor ke Rusia dan negara-negara di Eropa Timur. Saat ini kita sedang memperkuat standarnya, " tandas Rektor.

Sementara itu Kepala Biro Komunikasi IPB, Ir.Yatri Indah Kusumastuti, M.Si menyampaikan ucapan terima kasih kepada Republika yang  telah banyak mempublikasikan IPB.   Yatri menjelaskan bahwa  setiap hari IPB selalu memproduksi artikel-artikel tentang prestasi mahasiswa dan dosen, riset, dan juga event institusi.  Yatri berharap inovasi karya mahasiswa dan dosen IPB bisa disuarakan melalui media. "Kami butuh dukungan media, sebab apa yang kami lakukan demi mencerdaskan bangsa."

Pimpinan Redaksi Republika, Irfan Junaedi menyambut hangat  kedatangan rombongan dari IPB. Irfan mengapresiasi kunjungan rombongan IPB tersebut. "Kami berharap hubungan baik ini terus berlanjut untuk mencerdaskan bangsa dengan pemberitaan yang positif pada masyarakat."

Kegiatan Media Visit ke Republika ini juga diikuti oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Biro Komunikasi IPB, Siti Nuryati, S.TP, M.Si, Kepala Sub Bagian Hubungan Internal dan Layanan Informasi, Aris Solikhah, S.TP, MM, Koordinator Program Publikasi dan Hubungan Eksternal, Rio Fatahillah C.P, S.I.Kom, M.Si dan staf Bagian Humas IPB. (dh/ris)