Lulusan IPB Siap Hadapi Persaingan Global

Lulusan IPB Siap Hadapi Persaingan Global

lulusan-ipb-siap-hadapi-persaingan-global-news
Berita

Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali menggelar Upacara Wisuda Tahap VIII Program Sarjana, profesi Dokter Hewan dan Pascasarjana tahun akademik 2017/2018 di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga Bogor, Rabu (25/7). Pada wisuda tahap ini, IPB menyerahkan ijazah kepada 652 orang lulusan, yang terdiri dari 384 orang lulusan bergelar Sarjana, 44 orang lulusan bergelar Profesi Dokter Hewan, 137 orang lulusan bergelar Magister Sains, 33 orang lulusan bergelar Magister Manajemen, 11 orang lulusan bergelar Magister Profesional, dan 43 lulusan bergelar Doktor. Hingga wisuda hari ini, IPB telah memiliki 152.212 orang alumni.

Dalam sambutannya, Rektor IPB, Dr. Arif Satria memaparkan IPB siap mencetak sumberdaya manusia yang kompeten dan mampu menghadapi tantangan persaingan global. Saat ini telah terjadi peningkatan angkatan kerja. Dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari tahun 2018, angkatan kerja mencapai 133,94 juta jiwa. Jumlah tersebut meningkat 2,39 juta orang dibandingkan Februari 2017.

IPB sebagai perguruan tinggi dituntut untuk berperan nyata dalam menjawab kebutuhan skill yang dicari pada era disrupsi atau pada tahun 2020. Skill tersebut meliputi: 1) Complex Problem Solving, 2) Critical Thinking, 3) Creativity, 4) People Management, 5) Coordinating with Others, 6) Emotional Intelligence, 7) Judgment and Decision-Making, 8) Service Orientation, 9) Negotiation, dan 10) Cognitive Flexibility.

“Oleh karena itu, IPB mengambil langkah strategis melalui model pengembangan dan pendekatan baru yakni menciptakan lulusan yang berkarakter Techno-Socio Entrepreneurial University,” tuturnya.

Rektor menuturkan bahwa dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Thomas Stanley, terdapat 100 faktor sukses dalam kehidupan. Ternyata IQ menempati urutan ke-21, bersekolah di sekolah favorit di urutan ke-23 dan lulus dengan nilai terbaik di urutan ke-30.

“Apa yang menjadi urutan pertama faktor kesuksesan seseorang? Yaitu jujur, disiplin, gaul (Good Interpersonal Skill), dukungan dari pasangan hidup, bekerja lebih keras dari yang lain, mencintai apa yang dikerjakan, kepemimpinan yang baik dan kuat, semangat dan berkepribadian kompetitif, pengelolaan kehidupan yang baik, dan kemampuan menjual gagasan dan produk,” ujarnya.

Rektor melanjutkan, kemudian apa skill yang harus dimiliki pada era digital abad 21? Pertama, Foundational Literacies ynag meliputi : literacy, numeracy, scientific literacy, ICT literacy, financial literacy, dan cultural and civic literacy. Kedua, Competencies seperti critical thinking/problem-solving, creativity, communication, collaboration. Dan ketiga adalah Character Qualities diantaranya curiosity,  initiative, persistence/grit, adaptability, leadership dan social and cultural awareness.

Pada kesempatan yang sama, Rektor juga memaparkan capaian prestasi IPB yang membanggakan. Tahun 2018 ini, lembaga pemeringkatan internasional QS mengumumkan bahwa IPB menjadi salah satu dari 100 Perguruan Tinggi terbaik di dunia versi QS World University Ranking by Subject Agriculture and Forestry. Di tingkat nasional, IPB mencapai Peringkat ke-3 Klusterisasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia yang diadakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI. IPB juga mendapat Anugerah Widyapadhi Peringkat I Nasional sebagai penghargaan atas upaya IPB untuk mengembangkan inovasi dan komersialisasi inovasi. Begitu pula dengan Sumberdaya Manusia (SDM) yang dimiliki, IPB juga mendapatkan penghargaan Perguruan Tinggi Peringkat I Nasional Kriteria SDM selama dua tahun berturut-turut.

“Selain itu, IPB mendapat anugerah Peringkat I PTN-BH dengan Rapor Terbaik dalam Pelaksanaan Program, Kegiatan dan Anggaran Tahun 2017, Peringkat III Anugerah Humas PTN dan Kopertis 2017 Kategori Publisitas dari Kemenristekdikti, serta Peringkat III atas Keterbukaan Informasi Publik. Awal bulan ini IPB mendapat Penghargaan Mitra Peneliti Asing Terbaik Kategori Perguruan Tinggi Negeri (PTN),” tutur Rektor.(Awl/Zul)