Rektor IPB Beri Penghargaan Penggiat Percepatan Industri Buah dan Bunga Nusantara

Rektor IPB Beri Penghargaan Penggiat Percepatan Industri Buah dan Bunga Nusantara

IMG-20151127-WA0041_resized
Berita

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc memberikan penghargaan kepada penggiat yang selalu mendukung percepatan industri bunga dan buah Nusantara, Jum’at (27/11) dalam kegiatan Festival Bunga dan Buah Nusantara  (FBBN) 2015 di IPB International Convention Center. Penghargaan tersebut diberikan kepada Alm.Prof.Sriani Sujiprihati yang diwakili keluarga sebagai inovator pepaya Callina, Redaktur Majalah Trubus yang konsisten memberitakan tentang pertanian dan Taman Buah Mekarsari yang konsisten melestarikan dan membudidayakan tanaman buah serta buah Nusantara.

 
Dalam kesempatan itu, Guru Besar Hortikultura IPB, Prof.  Sobir menjelaskan presentasi yang bertema ‘Revolusi Pengembangan Buah Nusantara Skala Usaha Kecil dan Menengah untuk Kesejahteraan Bangsa Indonesia’.  Prof. Sobir  menjelaskan  kembali visi  dan misi Revolusi Oranye yang diantaranya untuk memenuhi konsumsi buah untuk 278 juta penduduk Indonesia. “Buah juga harus menjadi bagian dari diversifikasi pangan masyarakat Indonesia yang menyehatkan,” tuturnya.  
 
Selain itu, Ia berharap di masa yang akan datang Indonesia menjadi negara pengekspor buah tropika terbesar se-Asia Tenggara bahkan dunia. Untuk mewujudkan hal tersebut, Indonesia membutuhkan 2,2 juta hektar lahan untuk menanam dengan target ekspor sekitar 5,95 juta ton.  Menurut Prof. Sobir  tahun depan untuk pengembangan buah, pemerintah akan menjadikan petani buah sebagai suatu badan usaha milik petani dengan dukungan packing house yang baik. Terkait hal ini, tambah Prof. Sobir, IPB akan mendapat penugasan khusus dari Presiden RI.  “Salah satu buah yang sangat potensial dikembangkan untuk komoditas ekspor diantaranya pepaya Callina, durian pelangi dan jeruk Keprok. Namun perlu gerakan  besar dan kerjasama banyak pihak  untuk mengembangkan buah Nusantara ini. Salah satunya gerakan mengkampanyekan cinta buah Nusantara,” tandasnya. (Dh)