KSKP IPB Gelar Workshop “Peningkatan Akses Petani terhadap Permodalan dan Pasar”

KSKP IPB Gelar Workshop “Peningkatan Akses Petani terhadap Permodalan dan Pasar”

Workshop-KSKP
Berita
Direktorat Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian (Dit KSKP) Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerjasama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) PT. ANTAM (Persero) tbk menyelenggarakan workshop dengan tema, “Peningkatan Akses Petani terhadap Permodalan dan Pasar”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (29/9) di Ruang Sidang Rektor, Gedung Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor. 
 
Direktur KSKP IPB, Dr. Dodik Ridho Nurrochmat dalam sambutannya mengatakan, “Ada dua hal yang harus diperhatikan dalam peningkatan akses petani terhadap permodalan dan pasar. Pertama, infrastruktur pertanian sebagai kebutuhan dasar fisik yang diperlukan untuk jaminan  sebagai layanan dan fasilitas, agar perekonomian dapat berfungsi dengan baik. Kedua, penguatan kelembagaan, dimana harus mencakup struktur pelaku  dan perilaku petani dan pengusaha. Petani menjual hasil panen rata-rata dengan cara instan, sehingga terjadi kesalahan penjualan dan yang menerima untung besar adalah para tengkulak”. 
 
Dr Dodik menambahkan, meski berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan bantuan modal, namun upaya itu tidak sepenuhnya dapat mengatasi kesulitan modal bagi petani. Di sektor perbankan juga tidak memberikan kontribusi yang begitu berarti kepada para petani kita. Untuk itu, harus ada pengusaha-pengusaha yang mau membantu para petani dalam masalah permodalan dengan sistem yang biasa digunakan petani yaitu Yarnen atau panen dulu baru dibayar.
 
Kepala Divisi CSR PT Antam, Ir Agus Yulianto MM, mengatakan, PT. Antam yang didirikan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diamanahkan untuk melaksanakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang meliputi bidang pertanian, pendidikan, pelayanan kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan pembinaan mitra usaha mikro. 
 
Hadir sebagai narasumber workshop adalah Dika Rina Kuki dari PT. Fresh Partners Indonesia yang berbicara tentang “Akses Pasar Ekspor”, serta Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BKP5K)  Kabupaten Bogor, Drh.H. Soetrisno,MM. Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya para pengusaha, petani, dosen dan mahasiswa IPB. (Awl)