Serunya Ecomonopoly di Dialog Sore RRI
Nama lengkapnya Anissa Hasanah, mahasiswa dari Departemen Arsitekstur Lanskap, Fakultas Pertanian IPB. Dia adalah “Top 4 Indonesia Bayer Young Environmental Envoy” dan Duta Lingkungan Hidup Indonesia pada “Bayer Young Environmental Envoy 2010 in Leverkusen, Germany” dengan karya “Eco-Monopoly”. Dalam rangka memperingati HARDIKNAS (2 Mei) Anaissa didaulat sebagai pembicara/narasumber Dialog Sore RRI. Anissa adalah mahasiswa IPB yang mempunyai prestasi tingkat internasional. Ia didaulat untuk sharing, berbagi ilmu, berbagi pengalaman dengan para pendengar RRI Bogor.
“Dari sekitar 190 orang peserta dalam proses penyaringan, ada 30 orang yang terpilih, kemudian jadi 15 orang di semi final ada sekitar 7 orang juri dari berbagai unsur seperti LSM lingkungan hidup, PT. Bayer dan di final para juri ada dari kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Kehutanan, juga LSM Lingkungan Hidup. Dari 8 finalis yang berkesempatan untuk berangkat ke Jerman “hanya ada 4 orang, diantaranya adalah saya yang menjadi Duta Lingkungan”. Begitu Anissa memulai pembicaraan, ketika ditanya tentang keberangkatannya ke Leverkusen, Jerman.
“Monopoli” adalah permainan yang sudah lama ada di Indonesia, tetapi “Eco-Monopoli” adalah jenis permainan yang ditemukan oleh mahasiswa IPB ini. Ada beberapa hal yang menarik dari permainan ini, diantaranya adalah : permainan eco-monopoli lebih dititik beratkan kepada unsur wawasan pendidikan, wawasan lingkungan, sehingga anak-anak (kelas 3 -5 SD) yang bermain, dipacu untuk mengetahui dan mencintai lingkungan hidup, semakin pintar dalam pengetahuan lingkungan, maka akan semakin banyak memperoleh kekayaan. Jadi kalau di permainan monopoli, mereka bisa kaya akan harta, tapi di eco-monopoli anak-anak diajarkan tidak hanya kaya akan harta, tapi lebih penting lagi, mereka kaya akan pengetahuan, lingkungan hidup dan memeliharanya dengan terus menerus selalu menjaga dengan perilaku yang tidak menyimpang yang akan menimbulkan kerusakan lingkungan itu sendiri. Ada tiga jenis permainan dalam Eco-monopoli diantaranya, adalah : jejak karbon, taman nasional dan arsitekstur lanskap, yang menumbuhkan semangat anak-anak dalam menata lingkungan atau menata alam agar sedap dipandang.(wid)
