Tim JICA dan IPB Bahas Strategi Konservasi Keanekargaman Hayati Taman Nasional

Tim JICA dan IPB Bahas Strategi Konservasi Keanekargaman Hayati Taman Nasional

Berita

Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerjasama Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr.Ir.Anas Miftah Fauzi bertemu Tim Japan International Cooperation Agency (JICA),  Kamis (26/5) di Kampus IPB Darmaga. Sebagai Koordinator Tim JICA, Udi Triyototo  mempresentasikan  strategi penguatan konservasi keanekaragaman hayati  menuju  pengelolaan manajemen dan sumber daya manusia yang tepat. "Kendala yang sering dihadapi taman nasional Indonesia ialah konflik antar pemegang kebijakan seperti batas taman, zone lahan, hak guna lahan dan aturan berkaitan tanggungjawab."

 

JICA menawarkan kerjasama pengelolaan konservasi di Indonesia. Beberapa kerjasama yang ditawarkan diantaranya:  pengalaman proyek taman nasional di Indonesia, pengalaman taman nasional Jepang, dan sinergi dengan proyek JICA lainnya.  "Proyek ini bertujuan membangun  Consolidated Fund for East Timor (CFET), untuk meningkatkan kapasitas dalam penyelenggaraan pelatihan  bersama," kata Udi Triyototo.

 

Rencananya,  pelatihan berisi studi kasus, survei lapang dan  analisa referensi pustaka ilmiah.  Hal-hal yang diperlukan dalam penyelenggaraan pelatihan  seputar konsep kerjasama pengelolaan, studi kasus khususnya dengan peserta dari LSM, pihak swasta, perundangan, analisis pemegang kebijakan, metode konfirmasi batas dan zone area,  metode penyelesaian konflik, dan monitoring sumberdaya alam.

 

Dr.Anas menyambut baik tawaran kerjasama dari JICA.  Dikatakannya, IPB telah menjalin berbagai kerjasama penelitian terkait taman nasional. "Salah satunya, kerjasama antara IPB dengan Universitas Tadulako untuk mengelola Taman Nasional Lore Lindu." IPB juga melakukan kerjasama dengan Universitas Hokkaido untuk pemanfaatan lahan gambut di Kalimantan Tengah. Dr. Anas  memperkenalkan para peneliti IPB yang menekuni konservasi taman nasional. Para peneliti tersebut diantaranya: Dr.Lilik B.Prasetyo dari PPLH IPB, Dr.Dyah  Pertwitasari dan Dr.Ence Darmo dari Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Dr.Arzyana Sunkar dari Departemen Konservasi Hutan dan Ekowisata-Fakultas Kehutanan dan Dr.M.Ardiansyah dari  Pusat Pengelolaan, Peluang dan Risiko Iklim Kawasan Asia Tenggara dan Pasifik IPB.

Masing – masing peneliti menyampaikan hasil kerjasama yang telah dilakukan selama ini, khususnya di Taman Nasional Halimun. Acara dilanjutkan diskusi, sharing dan perencanaan persiapan pelatihan yang akan diselenggarakan pada Bulan Oktober 2009. Hadir pula Tim JICA diantaranya: Yoichi Sakurai, Ginzo Aoyama, Kawamoto Akitoshi, Tadanori Suzuki, Koji Nishida, dan Eij.Egashira.(ris)