Mahasiswa Manajemen Wakili Indonesia di Malaysia International Youth Exchange

Mahasiswa Manajemen Wakili Indonesia di Malaysia International Youth Exchange

dept.Manajemen
Berita
Sabtu, 24 Mei 2014, di Putrajaya Malaysia, mahasiswa Departemen Manajemen Institut Pertanian Bogor tampil mewakili Indonesia dalam acara Malaysia International Youth Exchange. Acara ini adalah kegiatan internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Belia dan Sukan Malaysia, dimana hadir dalam acara ini delegasi pemuda dari berbagai negara. Dalam acara ini mahasiswa departemen manajemen IPB menampilkan 3 macam art performance, yaitu (1) Tari tradisional, (2) Musik Akuistik tradisional, (3) Parade pakaian adat Indonesia.
 
“Keikutsertaan mahasiswa Departemen Manajemen IPB dalam forum internasional ini merupakan peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk memiliki international exposure dan membangun kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan dunia Internasional, ini sangat membantu untuk mengasah soft skill mahasiswa”, demikian kata Mukhamad Najib. Menurut Najib yang juga ketua Departemen Manajemen, “Tahun depan kita akan menghadapi ASEAN Economy Community, dimana mobilitas orang dan persaingan akan semakin meningkat. Kita harus menyiapkan lulusan kita untuk siap bersaing dengan lulusan-lulusan dari negara-negara tetangga. Oleh karena itu acara semacam ini sangat baik untuk memberikan wawasan sekaligus latihan dalam berinteraksi dengan orang dari berbagai negara”.
 
Selain menjadi delegasi Indonesia pada acara Malaysia International Youth Exchange, mahasiswa manajemen yang berjumlah 83 orang yang didampingi oleh 9 orang dosen juga melakukan academic visit ke universitas dan perusahaan yang beroperasi di Singapura, yaitu Nanyang Technological University dan Akzonobel. Pilihan mengunjungi Akzonobel adalah untuk mempelajari Green Supply Chain Management yang telah diterapkan oleh perusahaan cat terbesar di dunia tersebut. Sementara di Malaysia, mahasiswa Manajemen berkunjung ke Malaysia Palm Oil Board (MPOB), PT. MSIG Malaysia, Lembaga Standarisasi Malaysia dan Multi Media University.
 
Menurut Najib, bagi Departemen Manajemen, kunjungan ke tempat-tempat tersebut selain bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengalaman mahasiswa, dapat juga mengembangkan kerjasama antar lembaga. Ketika dikonfirmasi hasil-hasil kunjungan di Singapura dan Malaysia, Najib menjawab,”dengan Nanyang Technological University telah terbangun kesepahaman dan komitmen untuk mengembangkan riset bersama mengenai Food Consumer and Marketing, sementara di Multi Media University terdapat peluang untuk melakukan Student Exchange, Joint Research dan Sabatical Leave bagi para dosen di Departemen Manajemen. Jadi peluang sangat terbuka, tinggal bagaimana kita menindaklanjutinya”. (Najib/Wal)