Jelang Idul Adha, FKH IPB Periksa Kesehatan Hewan dan Daging Kurban

Jelang Idul Adha, FKH IPB Periksa Kesehatan Hewan dan Daging Kurban

Berita
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1434 H, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (FKH-IPB) membantu pemerintah dalam pengamanan proses pemotongan dan penyediaan daging hewan kurban.  Salah satu  aksi nyatanya dengan menerjunkan Staf Pengajar dan Mahasiswa FKH IPB  untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban di wilayah Jakarta, Bogor dan Depok.
 
“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud tri dharma perguruan tinggi yaitu bidang pengabdian kepada masyarakat,” kata Rektor IPB, Prof. Dr. Herry Suhardiyanto, M.Sc dalam acara Pelepasan Staf Pengajar dan Mahasiswa FKH IPB untuk melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban di  Kampus IPB Darmaga, Jum’at (11/10).  Pelepasan dilakukan secara simbolik dengan menyematkan jas putih dan peralatan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.
 
"Pada tahun ini kami menurunkan sebanyak 617 mahasiswa. Para mahasiswa ini akan ditugaskan ke daerah-daerah di enam wilayah di Provinsi DKI Jakarta, Kepulauan Seribu, daerah sekitar Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok. Dengan rincian 292 orang akan bertugas di Provinsi DKI Jakarta, delapan orang di Kepualauan Seribu, 121  orang berada di Kota Bogor, seratus orang di Kabupaten Bogor, dan 75 di Kota Depok. Sedangkan jumlah dosen yang terlibat pada kegiatan ini adalah 39 orang," ujar Dekan FKH IPB, Drh. Srihadi Agungpriyono, Ph.D, PAVet(K).
 
Para petugas pemeriksa tersebut akan diberangkatkan pada H-1 untuk daerah Kepulauan Seribu, Kabupaten Bogor, Jakarta Utara dan Kota Depok. Khusus Kota Bogor dan DKI Jakarta akan diberangkatkan pada hari-H. Para petugas mahasiswa dan dosen ini telah diberikan pembekalan teknis pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban baik teori dan praktek,  sehingga mereka memiliki cukup bekal untuk dapat melaksanakan pemeriksaan  hewan dan daging kurban secara mandiri dan profesional. Dengan keberadaan Staf Pengajar dan Mahasiswa IPB ini diharapkan dapat membantu petugas pemerintah di lapangan. “Ini satu bukti bahwa  FKH  IPB  berkiprah tidak hanya untuk kesehatan hewan, namun juga untuk kesehatan manusia dan lingkungan sekitar. Secara basic-nya, sebetulnya pendidikan di Kedokteraan Hewan sudah mengantut kaidah One Health yang saat ini sedang digalakkan," papar Drh. Srihadi.
 
Drh. Srihadi kemudian memberikan wejangan bagi para mahasiswa yang akan terjun ke lapang. “Kami meminta kepada para mahasiswa untuk dapat melakukan tugas dengan baik, menjaga nama almamater, bertindak dengan profesi, menjunjung tinggi etika dan berlaku sopan di masyarakat. Paling tidak ada dua hal yang didapatkan oleh Kalian. Pertama, pembelajaran langsung di lapangan yang penting bagi peningkatan kemampuan dan skill. Kedua, ini bernilai ibadah karena Anda membantu masyarakat. Jadi, Anda berbuat banyak kebaikan dan hendaknya diniatkan bahwa pelaksanaannya memang diupayakan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi orang lain.” (RF)