Rektor: Segera…! Lulusan Diploma ditunggu Lapangan Kerja
Rektor IPB Resmikan Gedung Kuliah Diploma
Rektor IPB Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc. didampingi Direktur Program Diploma IPB Prof. Dr. Ir. Zairin Junior, M.Sc. meresmikan gedung laboratorium dan ruang kuliah di lingkungan Kampus IPB Cilibende. Peresmian ini ditandai pembunyian sirine oleh Rektor IPB yang dilanjutkan dengan penandatanganan piagam peresmian, Senin (25/8) di Kampus Diploma IPB Cilibende, Bogor.
Sebelumnya, telah didirikan gedung laboratorium dan ruang kuliah 1 yang lokasinya berdekatan dengan gedung yang baru dibangun dan diresmikan itu. Gedung baru tiga lantai ini berdiri di atas tanah seluas 2100 meter persegi .
Lantai satu memiliki 4 ruang besar, satu ruangan difungsikan untuk laboratorium robotik dan hardware, 2 ruangan untuk bioteknologi dan satu ruangan untuk komputer. Sementara lantai 2 dan 3 difungsikan sebagai ruang kuliah.
Direktur Program Diploma IPB Prof. Dr. Ir. Zairin Junior, M.Sc. dalam sambutannya mengatakan, pembangunan gedung ini menghabiskan biaya sebesar 6,9 Milyar dan dibangun dengan sistem swakelola. Pembangunan gedung ini didasari semakin membludaknya peminat program diploma IPB setiap tahunnya.
"Berawal dari angkatan pertama yang bisa disebut sebagai angkatan passing out, kemudian pada angkatan II tahun ajaran 2006-2007 sekitar 2500 mahasiswa kuliah di program diploma IPB. Persoalannya pada angkatan ketiga tahun ajaran 2008/2009 sekitar 4500 mahasiswa yang akan kuliah di sini," katanya.
Atas dasar itulah Direktur Program Diploma IPB menjelaskan, pada Februari 2008 gedung kedua ini mulai dibangun dan selesai sebelum Agustus 2008. Rencananya, tahun ini program diploma akan kembali membangun gedung administrasi dengan biaya mandiri tanpa pinjaman dari siapapun.
Sementara itu, Rektor IPB saat memberikan sambutan mengatakan kegembiraannya dan merasa bersyukur karena gedung baru ini telah selesai dan siap difungsikan. Rektor mengharapkan, diploma IPB bisa melahirkan ahli-ahli madya yang siap pakai di lapangan. Karena hingga saat ini permintaan ahli madya siap pakai khususnya untuk perkebunan sudah pada tingkat mendesak.
"Kepada direktur diploma untuk segera melakukan penyesuaian, penyempurnaan dan perbaikan dalam struktur kurikulum agar sesuai dengan kebutuahan dunia kerja. Perbanyaklah aktivitas mahasiswa di lapangan. Saat ini dunia bisnis dan komersial mengalami kesulitan dalam sumberdaya mansia di lapangan dan siap pakai. Saya kira kebutuhan ini sudah pada situasi sangat mendesak," ujar rektor.
Rektor mengatakan, permintaan ahli madya siap pakai ini tidak saja diminta oleh perkebunan besar di Indonesia, namun permintaan dari negara tetangga Malaysia pun sudah mengantri.
"Beberapa perkebunan karet besar di Malaysia membutuhkan para ahli madya di bidang pertanian. Selain itu, mereka juga meminta IPB untuk membina beberapa perguruan tinggi di sana," kata rektor.
Kegiatan ini diakhiri dengan ramah tamah dan kunjungan Rektor IPB bersama jajarannya meninjau gedung baru. (man)
