2 Delegasi IPB Menghadiri International Conference On Forestry Education And Research For The Asia-Pacific Region (FORED 2010) di SEARCA, College, Laguna, Filipina
International Conference On Forestry Education And Research For The Asia-Pacific Region (FORED 2010) dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari peneliti, mahasiswa dan perwakilan dari negara Asia Pasifik. Kegiatan yang bertema Forestry Education and Research Responding to Changing Needs ini dilaksanakan selama 3 hari (23, 24 dan 25 November 2010) dan berlokasi di SEARCA, College, Laguna, Filipina. Delegasi IPB yang mewakili kegiatan tersebut antara lain Umar Atik dan Renando Meiko Putra, Mahasiswa Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan IPB.
Secara umum, tujuan dari kegiatan ini adalah memperkuat pendidikan dan penelitian di bidang kehutanan yang mengarah pada Pengelolaan Hutan Lestari (Sustainable Forest Management) sebagai salah satu prioritas di kawasan Asia Pasifik. Dan khususnya bertujuan untuk mengetahui keadaan pendidikan dan penelitian kehutanan di kawasan Asia Pasifik, mengidentifikasi tantangan dan isu utama di dalam sektor pendidikan dan penelitian kehutanan serta menginisiasikan rencana pendidikan dan penelitian kehutanan di masa yang akan datang. Konferensi ini memfokuskan kepada 4 tema utama yakni : (1) Advancing Forestry Education and Profession (2) Current Development in Forestry Research (3) Forestry Education and Research Interface; dan (4) Forests and Climate Change.
Konferensi tersebut dimulai dengan pembukaan oleh Dr. Luis Rey I. Velasco sebagai Chancellor, UPLB dan dilanjutkan dengan presentasi dari masing-masing keynote speaker. Konferensi ini dihadiri pula oleh Dekan Fakultas Kehutanan IPB yaitu Dr. Ir. Hendrayanto, M.Agr. Beliau menjadi keynote speaker pada hari pertama dengan mempresentasikan Pendidikan Kehutanan. Agenda lain selama konferensi berlangsung yaitu adanya diskusi panel dengan dengan fokus pada 4 tema utama. Pada diskusi panel ini Renando Meiko Putra mempresentasikan tentang “Bio-Pore Technology to Increase Soil Function” yang termasuk kedalam tema Current Development in Forestry Research. Presentasi ini lebih mengarah pada aplikasi dan contoh penggunaan teknologi Biopori yang ditemukan oleh Dr. Khamir Raziudin Brata M.Sc. Sedangkan pada sesi berikutnya, Umar Atik menyajikan presentasi yang berjudul “Environment Activities: Planting Program Activity to Face Global Warming (Case Study in Megamendung Area, West Java)” yang termasuk kedalam tema Forest and Climate Change. Presentasi ini mendeskripsikan progress report dari kegiatan penanaman yang dilakukan oleh generasi muda Indonesia sebagai salah satu bentuk kegiatan Himpunan Profesi Tree Grower Community dan sebagai referensi bagi generasi muda dunia agar dapat lebih peduli terhadap lingkungan terkait dengan isu perubahan iklim global.
Resolusi dari kegiatan FORED 2010 adalah peningkatan kerjasama, transfer informasi dan teknologi di bidang pendidikan dan penelitian kehutanan antara institusi, universitas maupun pemerintah di kawasan Asia Pasifik. (Umar)
