Kolam Ikan “Kebersamaan” di IPB

Kolam Ikan “Kebersamaan” di IPB

Berita

dsc_0058ok_400Rektor IPB Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, MSc didampingi Kepala Unit Keamanan Kampus IPB (UKK), Drs. Soebagio, MM, secara resmi membuka Wisata Kolam Ikan IPB yang diberi nama kolam "Kebersamaan", Jum'at (1/8).

Wisata kolam ikan yang terletak di sebelah lapangan rumput gedung Andi Hakim Nasoetion Rektorat Kampus IPB Darmaga Bogor ini pengelolaannya diserahkan langsung oleh Rektor kepada UKK. Wisata kolam ini memiliki dua buah kolam. Kolam pertama dipergunakan untuk memancing, sementara kolam kedua dengan gazebo di atasnya dipergunakan sebagai tempat wisata. Rencanannya akan dibangun warung-warung makan di kolam yang kedua ini.

Rektor IPB saat membuka kolam ikan ini mengungkapkan kebahagiaannya karena tidak menyangka tempat yang dulunya berupa semak belukar, kini disulap menjadi tempat wisata yang nyaman, asri dan berpotensi sebagai salah satu income generating activity bagi IPB.

"Ini merupakan salah satu bentuk kepekaan dan kepedulian warga IPB terhadap institusinya. Hal semacam ini perlu dipupuk dengan baik. Jika semua warga memiliki rasa kepedulian dan kepekaan seperti yang dilakukan oleh UKK IPB ini, tentunya tidak akan ada sampah berserakan dan juga pemborosan air dimana-mana dan juga masih banyak lagi bentuk ketidak pedulian lain," kata rektor. Rektor menghimbau warga IPB untuk membudayakan bentuk kepedulian seperti ini. Karena hal itu akan memcerminkan bentuk peradaban yang tinggi dari suatu masyarakat.

Sementara itu, Kepala UKK IPB Drs. Soebagio, MM dalam sambutannya, menjelaskan, pengerjaan pembuatan kolam "Kebersamaan" ini memakan waktu kurang lebih 4 bulan dan dilakukan oleh sekitar 215 anggota UKK IPB. "Terima kasih kepada para anggota UKK yang telah bekerja keras selama ini. Mereka ini tidak dibayar, karena bukan dinilai dari uangnya, namun dilihat dari kebersamaan yang dilakukan oleh mereka," tandasnya. Berasal dari semangat kebersamaan ini akhirnya Rektor IPB menamakan kolam ini sebagai kolam "Kebersamaan."

Lebih lanjut dikatakannya, kolam ini pada dasarnya diperuntukan bagi warga IPB, akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk umum namun dengan mengikuti ketentuan IPB. Kolam ini dibuka hanya pada hari libur yaitu Sabtu dan Minggu. Untuk menghindari perjudian, maka sistem yang diterapkan dalam pemancingan adalah pengunjung datang kemudian memancing. Berapapun yang didapat oleh si pemancing maka akan ditimbang dan dibayar sesuai dengan harga pasar yang berlaku saat itu. (man)