Sosialisasi Fellowship For Women In Science 2014

Sosialisasi Fellowship For Women In Science 2014

Berita
Komisi Nasional Indonesia untuk Unesco (KNIU) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bekerjasama dengan L’oreal Indonesia menggelar sosialisasi Fellowship For Women In Science (FWIS) 2014 di Kampus IPB, (6/5). Kegiatan yang mengundang 12 Perguruan Tinggi di Jawa Barat, lima fakultas internal IPB dan sejumlah pusat di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB ini merupakan rangkaian dari roadshow yang dilakukan KNIU ke PT seluruh Indonesia.
 
Ketua Harian KNIU Kemendikbud RI Prof Dr Arief Rachman dalam sambutannya mengatakan, program For Women in Science tersebut ditujukan untuk memberi motivasi bagi ilmuwan wanita Indonesia di awal karir mereka dalam pengembangan karya, penemuan dan inovasinya guna memajukan dunia sains Indonesia serta untuk dapat berkompetisi secara langsung di kancah internasional.
 
Rektor IPB Prof Dr Herry Suhardiyanto yang membuka secara resmi sosialisasi ini menyambut baik kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada para perempuan peneliti yang dinilainya memiliki ketekunan luar biasa. Ketekunan ini, ujar Rektor, menjadi hal yang dibutuhkan dalam melakukan penelitian.
 
Head of Communication PT L’oreal Indonesia Melanie Masriel mengatakan, memasuki 16 tahun kerjasama di tingkat internasional dan 10 tahun kerjasama lokal antara L’oreal dan Unesco, program For Women in Science kini telah menjadi program terbesar yang berhasil membuka lapangan kerja dan jaringan ilmiah bagi perempuan peneliti di seluruh dunia. Sampai saat ini 1.200 ilmuwan perempuan dari 103 negara diakui prestasinya dalam bidang penelitian dan telah berhasil mendapatkan manfaat dari program ini.
 
Hadir dalam kesempatan ini diantaranya Kepala LPPM IPB Dr Prastowo, Wakil Kepala LPPM bidang Penelitian Prof Dr Agik Suprayogi, Kepala Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) LPPM IPB yang juga bertindak sebagai moderator Dr Titiek Sumarti, dan Dr Neni Sintawardani sebagai Peneliti Senior Pusat Penelitian Fisika LIPI, yang tak lain adalah alumni IPB angkatan 16. (nm)