Tahun 2014, IPB Fokus pada Pembenahan Sistem dan Kompatibilitas

Tahun 2014, IPB Fokus pada Pembenahan Sistem dan Kompatibilitas

Berita
Dalam Rencana Strategis Institut Pertanian Bogor ( Renstra IPB), pada tahun 2014 IPB akan fokus pada tema ‘Sistem dan Kompatibilitas’ yakni terselenggaranya tridharma perguruan tinggi yang didukung oleh sistem manajemen kuat dan solid, namun luwes terhadap dinamika perubahan. Hal ini dipaparkan Direktur Perencanaan dan Pengembangan IPB, Dr. D. Iwan Riswandi, SE, M.Si. dalam Musrenbang IPB Tahun 2014 di IPB International Convention Center  yang diselenggarakan pada 27-28 September 2013
 
“Pada tahun 2014, kompatibilitas dan keluwesan sistem manajemen diharapkan mampu mengantisipasi berbagai regulasi dan dinamika sistem pendidikan tinggi,  dan menjamin keberlanjutan pencapaian visi, misi, serta tujuan IPB,” ujar Ketua Panitia Musyawarah Rencana dan Pengembagan (Musrenbang) IPB Tahun 2014 ini.
 
Dr.Iwan mengatakan, di samping penguatan kapasitas jejaring kerjasama, peningkatan profesionalisme sumberdaya manusia dan penguatan tata pamong di IPB, mengikuti regulasi di bidang pendidikan tinggi saat ini.
 
Lebih lanjut, Dr. Iwan mengatakan, Musrenbang kelima yang diselenggarakan IPB ini dalam rangkan menjalankan Sistem Perencanaan dan Pelaksanaan Anggaran Berbasis Kinerja sebagaimana dijadikan model yang diterapkan di lingkungan pendidikan tinggi secara nasional yang telah menjadi komitmen bersama dan tradisi baik di IPB. Model ini diharapkan akan berdampak positif terhadap peningkatan efisiensi, efektifitas, dan produktivitas program atau kegiatan. “Termasuk juga dalam penggunaan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Biaya Operasional Pendidikan Tinggi Negeri (BOPTN), Uang Kuliah Tunggal (UKT), hibah, dan dana kerjasama. Disamping itu diharapkan juga  memiliki keterukuran yang memadai dalam mencapai Visi dan Misi IPB, serta maslahat bagi kemajuan bangsa serta negara secara berkesinambungan,” katanya.
 
Dr.Iwan menjelaskan, perencanaan program atau kegiatan dan anggaran yang bersumber dari APBN tahun 2014 sudah dimulai sejak 2 Mei 2013. Beberapa program tersebut diantaranya: IPB mengusulkan pembangunan gedung untuk advanced research laboratory, gedung Fakultas Ekonomi dan Manajemen, gedung Departemen Biologi, Departemen Biokimia, auditorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), kelanjutan pembangunan gedung perpustakaan, usulan pengadaan peralatan, mesin, mobil, dan perabot. Adapun penganggaran untuk layanan perkantoran IPB, meliputi gaji dan tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), tunjangan sertifikasi dosen, tunjangan guru besar, anggaran pemeliharaan gedung kuliah, praktikum sudah selesai dibahas. Begitu pula Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL)-nya telah disetujui pada tanggal 21 Agustus 2013.
 
Dr.Iwan menjelaskan, penerimaan UKT IPB dan penerimaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) IPB Tahun 2013 telah dilaporkan pada tanggal 28 Agustus 2013 — sebagai dasar perhitungan pagu BOPTN 2014–.  Sedangkan, usulan BOPTN tahun 2014 akan disampaikan pada tanggal 30 September 2013 berdasarkan hasil Musrenbang. Ini sesuai permintaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
 
“Kita sama-sama sepakat, Musrenbang merupakan mekanisme sistematis. Musrembang mengedepankan kebersamaan untuk menyusun perencanaan dan pengembangan IPB yang dapat mengakomodasikan pencapaian sasaran serta target kinerja (mengacu pada Indikator Kinerja tahun 2014 dalam draft Rencana Strategis IPB tahun 2014-2018). Selain itu untuk mengetahui perkiraan kemampuan penganggaran IPB dari berbagai sumber selama tahun 2014,” ujarnya.
 
Dr. Iwan mengatakan,  Penyusunan RKA IPB tahun 2014 dilakukan melalui enam level pembahasan perencanaan. Penyusunan RKA IPB dilakukan mulai dari unit kerja sampai dengan level institut secara berjenjang.  “Adanya keterbatasan pendanaan diharapkan tidak menjadi kendala dan mematahkan semangat kita untuk menghasilkan rumusan perencanaan yang baik dan sesuai dengan  sistem dan dinamika manajemen yang dianut IPB,” tandasnya. Musrenbang  ini dihadiri 163 peserta dari seluruh unsur manajemen di lingkungan IPB dan undangan. (man)