Subsidi Bantuan Untuk Mahasiswa IPB Asal Sumbar
Sebanyak 64 mahasiswa IPB asal Sumatera Barat yang keluarganya menjadi korban gempa mendapat bantuan subsidi sebesar Rp 500.000 per orang dari posko Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB. Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Rektor IPB Prof.Dr.Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc., di Ruang Sidang Senat Gedung Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Darmaga Bogor, Rabu (14/10).
Rektor dalam sambutannya menyampaikan turut berduka atas musibah yang menimpa para mahasiswa ini. “Meski merasa berat untuk diterima, yakinlah bahwa kejadian ini tidak terlepas dari kehendak Allah. Kita semua berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya. Tempat tinggal, pekerjaan orang tua, semua milik Allah. Tidak ada guna berkeluh kesah. Ambilllah pelajaran dari kejadian ini, tata hati dan lebih semangat untuk melangkah maju ke depan, ” ujar Rektor.
Sebelumnya, Koordinator Posko Bencana Ikatan Pelajar Mahasiswa Minang (IPMM) IPB, Yon Fitner, M.Si., melaporkan gempa yang terjadi berakibat rusaknya tempat tinggal keluarga para mahasiswa. Tercatat rusak dengan kategori berat sebanyak 30 unit, rusak sedang 11 unit, dan rusak ringan 18 unit.
“Selain itu, orang tua dari 8 mahasiswa kehilangan tempat pekerjaan, dan 3 mahasiswa kehilangan kerabat. Alhamdulillah, tidak ada yang kehilangan orang tua dalam musibah ini,” lapor Yon.
Dalam kesempatan ini, para mahasiswa korban gempa mendapatkan taushiyah atau ceramah agama dari Prof.Dr. Abdul Aziz Darwis, yang juga Dosen IPB asal Sumatera Barat. “Dengan turunnya musibah ini adalah ujian keimanan bagi kita. Jangan timbul di hati, bahwa Allah tidak sayang pada kita. Karena jika hal itu ada, kita akan terjerumus dalam kekufuran. Tidak perlu diratapi, tapi lakukanlah muhasabah,” papar Prof. Aziz Darwis.
Hadir dalam kesempatan ini Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof.Dr. Yonny Koesmaryono, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Dr. Sam Herodian, Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Prof.Dr. Hardinsyah, Sekretaris Eksekutif IPB Dr.Ir. Bonny Poernomo Wahyu Soekarno, dan sejumlah dosen asal Sumatera Barat. (nm)
