IPB dan Mimika Kerjasama Kembangkan Sagu

IPB dan Mimika Kerjasama Kembangkan Sagu

Berita
Dalam rangka percepatan pengembangan komoditas sagu di Papua, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Workshop Business Plan Pengembangan Komoditas Sagu Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, Senin (2/12) di Ruang Sidang Mahoni, Kampus Manajemen dan Bisnis IPB, Bogor.
 
Dekan Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Dr. Sam Herodian menyampaikan, pengembangan sagu di Papua hendaknya sudah ada aksi nyatanya di sana. “Sementara model pengembangan  sagu akan dilakukan di daerah Sorong Selatan. Selain itu, market-nya  juga harus disiapkan ,” kata Dr.Sam.
 
Diakui Kepala  Dinas Peternakan, Pertanian, Tanaman Pangan dan Perkebunan Mimika, John Wicklif Tegai yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, sagu merupakan komoditas mandiri. Tanamannya tidak merepotkan orang banyak. Ia sangat setuju ada percepatan pengembangan sagu di daerah Papua. Namun hal tersebut harus menjadi  agenda nasional yang dilakukan  pusat ke daerah. “Terkait banyaknya persoalan program ini kita  harus bisa  memastikan sampai pada decision maker. Pemerintah pusat  harus berani memulainya. Berani menganggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Demikian juga pemerintah daerah  hendaknya menganggarkannya  dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” katanya.
 
Yang  terpenting  pendidikan,  anak –anak  Papua harus banyak belajar tentang sagu.  “Pendidikan ini merupakan tanggung jawab bersama. Terutama  IPB mempunyai tanggung jawab moral  bersama-sama untuk mensosialisasikan sagu. Persoalan lainnya adalah sosialisasi dan publikasi. Sosialisasi tersebut tidak hanya wajib dihadiri bupati dan gubernur, namun juga media masa. Keunggulan dan manfaat sagu harus diketahui dan dipahami  masyarakat sehingga memudahkan pemerintah untuk melakukan pengembangan sagu,” tandasnya.
 
Terkait pendidikan  Prof. Dr. Hasyim Bintoro, Ketua Program Keahlian Produksi dan Pengembangan Pertanian Terpadu, Program Diploma IPB siap mengirimkan mahasiswanya untuk melakukan praktik di daerah Papua. Acara workshop diakhiri dengan penandatanganan naskah kerjasama IPB dengan Kabupaten Sorong Selatan yang ditandatangani Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerjasama IPB, Prof. Anas M. Fauzi dan  Bupati Mimika yang diwakili Kepala Bapeda Sorong Selatan, Drs.Otto Ihalauw, MA. (ddh)