Sekitar 10 Ribu Orang Ikuti Japas dan Festival Nusantara IPB

Sekitar 10 Ribu Orang Ikuti Japas dan Festival Nusantara IPB

Japas1
Berita
Sebanyak 10 ribu peserta ikuti Jalan Pagi Sehat (Japas) dan Festival Nusantara, Institut Pertanian Bogor (IPB), Minggu (22/9), di Kampus IPB Darmaga. Koordinator Japas IPB, Prof.Dr.Ir. Khaswar Syamsu, M.Sc.St menyampaikan: “Tahun ini peserta Japas IPB mencapai 10 ribu orang. Ini peserta Japas terbanyak yang pernah digelar IPB. Peserta Japas kali ini diikuti sivitas akademika, tenaga kependidikan, mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama (TPB) Angkatan ke-50 dan mitra IPB yaitu warga desa-desa lingkar kampus.” Banyaknya jumlah peserta ini merupakan wujud rasa cinta dan kepedulian peserta yang sedang memperingati Dies Natalis IPB  ke-50.
 
Rektor IPB, Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc juga mengatakan, dengan berjalan kaki menyusuri wilayah Kampus IPB, peserta dapat merasakan indahnya suasana lingkungan kampus. “Hendaknya Kita harus menjaga lingkungan. Jangan merusak! Yang penting harus meningkatkan kebersihan lingkungan dengan sebaik-baikny,” ujar Rektor. Prestasi  yang telah dicapai  IPB selama ini merupakan buah dari kerjasama. Lebih lanjut Rektor mengatakan, kita hendaknya terus-menerus merapatkan barisan, menyatukan langkah, merapatkan pandangan, secara lebih komunikatif membangun kebersamaan yang lebih kuat untuk mencapai prestasi yang lebih membanggakan di masa datang.
 
Berbeda dengan penyelenggaraan sebelum-sebelumnya, tahun ini bersamaan dengan Japas IPB juga digelar Festival Nusantara. Dalam festival ini berdiri 200 stand yang menjajakan beranekaragam masakan dan minuman khas daerah seperti: nasi kucing, nasi uduk, nasi rawon, bubur Menado, sate jamur, minuman sari pala dan banyak lagi. Stand-stand kuliner tersebut  dikelola Agrianita IPB, Organisasi Mahasiswa Daerah (OMDA) seluruh Indonesia, wirausahawan mahasiswa IPB, dan warga lingkar kampus. Disamping itu, ada  stand kuliner lembaga kemahasiswaan bertajuk IPTEK yang terdiri dari beberapa klaster diantaranya: klaster ilmu pengetahuan dan teknologi, klaster pertanian, klaster sosial masyarakat, serta panggung Green Festival Lingkungan Hidup. Festival ini juga mengundang 200 anak-anak desa-desa lingkar Kampus IPB untuk mengikuti edukasi tentang lingkungan hidup.
 
 Pak Rupi, salah satu peserta Japas dari Fakultas Perikan dan Ilmu Kelautan IPB, yang mendapat doorprize magic jer mengatakan, kegiatan Japas IPB tahun ini sangat berkesan. “Japas sekarang sangat indah dan luar biasa. Bukan karena dapat hadiah, tapi memang sangat mengesankan karena banyak stand-stand kuliner yang bisa dinikmati oleh peserta Japas,” kata Pak Rupi. Demikian pula kesan ibu Yoyah yang merupakan Staf Desa Sukawening. “Baru kali ini saya melihat jalan pagi sehat yang begitu banyak, kagum dan betul-betul biru IPB,” katanya. (wal)