Kolaborasi Pesan Rektor IPB University dan Wakil Ketua MUI pada Momen Halalbihalal

Kolaborasi Pesan Rektor IPB University dan Wakil Ketua MUI pada Momen Halalbihalal

kolaborasi-pesan-rektor-ipb-university-dan-wakil-ketua-mui-pada-momen-halalbihalal-
Uncategorized

IPB University menggelar Halalbihalal 1447 H bertema “Jernihkan Hati, Eratkan Silaturahmi, Perkuat Kolaborasi” di Grha Widya Wisuda, Kampus Dramaga, Rabu (1/4). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan nilai kebersamaan bagi seluruh sivitas akademika.

Dalam sambutannya, Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, menekankan pentingnya nilai takwa sebagai fondasi dalam membangun kolaborasi, integritas, serta semangat berkarya di lingkungan akademik.

Ia menyampaikan bahwa Ramadan telah melatih empat nilai utama yang menjadi esensi takwa, yakni tawadhu, qana’ah, wara, dan yaqin. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk memperkuat budaya akademik yang kolaboratif sekaligus berintegritas.

Tawadhu menjadi kunci dalam membangun kolaborasi lintas disiplin. Kolaborasi hanya bisa lahir dari kerendahan hati untuk saling belajar,” ujarnya.

Menurutnya, qana’ah juga penting agar sivitas akademika tidak terjebak pada sekadar mengejar indikator seperti ranking atau publikasi, tetapi tetap berorientasi pada kontribusi nyata bagi bangsa. “Kita harus terus bertanya, untuk siapa kita berkarya? IPB ada untuk Indonesia,” tegasnya.

Nilai wara ditegaskan sebagai bentuk integritas akademik. Ia mengingatkan pentingnya kejujuran dalam riset dan keberanian menjaga kebenaran, bahkan saat tidak ada yang mengawasi.

Adapun yaqin, menurutnya, menjadi energi utama dalam menghadapi ketidakpastian. “Kita harus yakin bahwa apa yang kita lakukan hari ini akan memberi dampak di masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk mensyukuri berbagai capaian IPB University. Saat ini, IPB University menempati peringkat ke-48 dunia untuk bidang Agriculture & Forestry versi QS World University Rankings 2026, serta untuk pertama kalinya masuk dalam Top 100 dunia bidang Veterinary Science. Pada tahun 2025, IPB University juga meraih penghargaan terbanyak dalam ajang Anugerah Diktisaintek dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Capaian ini bukan hasil instan, tetapi buah dari kerja panjang para pendahulu, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni dan mitra yang terus mendukung IPB,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Cholil Nafis, dalam tausiahnya menekankan pentingnya peran ilmu pengetahuan yang tidak berhenti pada tataran teori, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ketika ilmu itu masuk ke masyarakat, ia menjadi kekuatan besar yang bermanfaat. Kita harus berpikir bagaimana pergerakan ini berdampak bagi diri kita dan masyarakat luas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun visi jangka panjang dalam setiap kontribusi yang dilakukan.

“Kalau saya, berpikirnya 25 sampai 100 tahun ke depan. Artinya, apa yang kita lakukan hari ini harus punya dampak berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui kegiatan Halalbihalal ini, IPB University berharap semangat Ramadan dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat kolaborasi dan kontribusi sivitas akademika bagi masyarakat dan bangsa.