IPB University Santuni 1.252 Anak Yatim di Empat Kecamatan pada Ramadan 2026

IPB University Santuni 1.252 Anak Yatim di Empat Kecamatan pada Ramadan 2026

ipb-university-santuni-1-252-anak-yatim-di-empat-kecamatan-pada-ramadan-2026.jpg
Berita / Pengabdian Masyarakat

IPB University menyalurkan santunan kepada 1.252 anak yatim di empat kecamatan pada Ramadan 2026. Program bertajuk “Ramadhan Ceria, Cahaya Kasih untuk Sesama” ini menjadi bagian dari kegiatan sosial tahunan IPB University untuk membantu masyarakat sekitar. Penyerahan secara simbolis dilakukan di Ruang Sidang Senat, Kampus IPB Dramaga, Bogor (9/3).

Kepala Unit Wakaf dan Dana Sosial IPB University, Prof Alla Asmara, menyampaikan santunan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp350.000 per anak serta mushaf Al-Qur’an. Total bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp725 juta, terdiri dari Rp625 juta santunan dan sekitar Rp100 juta untuk pengadaan mushaf Al-Qur’an.

“Santunan diberikan kepada 1.252 anak yatim dan dilengkapi dengan 1.300 mushaf Al-Qur’an. Tahun ini jumlah donatur juga meningkat dibandingkan tahun 2025,” ujar Prof Ala dalam laporannya.

Santunan tersebut didistribusikan kepada anak yatim di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Dramaga dan Kecamatan Ciampea di Kabupaten Bogor, serta Kecamatan Bogor Barat dan Bogor Tengah di Kota Bogor. Di Kecamatan Dramaga, bantuan menjangkau 10 desa, sementara di Kecamatan Ciampea mencakup enam desa. Penyaluran dilakukan bertahap sejak Februari hingga 12 Maret 2026 di kantor desa masing-masing.

Prof Alla menjelaskan bahwa program santunan ini merupakan bagian dari pengembangan Unit Wakaf dan Dana Sosial IPB University yang telah berjalan sejak 2023. Dalam dua tahun terakhir, penghimpunan dana mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya dana yang terhimpun sekitar Rp385 juta, kini meningkat menjadi Rp628 juta atau sekitar 165 persen dari target awal Rp420 juta pada 2026.

“Target penerima manfaat juga meningkat. Tahun 2025 sebanyak 1.100 anak yatim, sementara pada 2026 bertambah menjadi 1.252 anak yatim atau naik sekitar 12 persen,” katanya.

Sementara itu, Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, mengatakan kegiatan santunan anak yatim telah menjadi tradisi di IPB University sejak 2009. Program ini menjangkau anak-anak yatim di 21 desa dan kelurahan di sekitar kampus.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya sekadar aksi sosial, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang penting, terutama di bulan Ramadan.

“Rasulullah bersabda bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan dekat dengan beliau seperti dua jari yang berdampingan. Artinya, santunan ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga jalan spiritual,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan ini IPB University ingin menanamkan nilai kepedulian sosial kepada sivitas akademika sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rektor juga mengapresiasi para donatur dan mitra yang telah berkontribusi sehingga penghimpunan dana tahun ini melampaui target. Ia berharap jumlah donasi dapat terus meningkat hingga mencapai Rp1 miliar pada tahun depan agar semakin banyak anak yatim yang dapat menerima manfaat.

“Kami berharap dukungan semua pihak terus berlanjut sehingga IPB University dapat menjadi institusi yang menebarkan kebaikan dan memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat,” katanya. (dh)