Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University Tahun 2026
IPB University kembali membuka seleksi penerimaan calon mahasiswa baru angkatan ke-63 untuk tahun akademik 2026–2027. Seleksi ini ditujukan bagi calon mahasiswa program Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) melalui berbagai jalur penerimaan.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Prof Dr Deni Noviana menyampaikan, “IPB University membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung sebagai mahasiswa baru tahun 2026 melalui berbagai jalur seleksi.”
Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University, Dr Utami Dyah Syafitri, menjelaskan bahwa jalur masuk yang tersedia meliputi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Seleksi Mandiri Masuk IPB (SM-IPB), Jalur Talenta, Jalur Ketua OSIS, Jalur Kerja Sama Mitra (Beasiswa Utusan Daerah/BUD), hingga Jalur Kelas Internasional.
Untuk jalur nasional, IPB University menerima mahasiswa melalui SNBP dan SNBT, serta Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).
“Dari sisi kuota, IPB University menetapkan sekitar 40 persen untuk SNBT dan 30 persen untuk SNBP. Sementara 30 persen sisanya untuk jalur mandiri,” ujar Dr Utami. “Khusus Fakultas Kedokteran, kuota SNBP hanya persen 20 persen, SNBT sebesar 30 persen, dan jalur mandiri mencapai 50 persen,” imbuhnya lagi.
____________________________________________________________________________________
Jalur SNBP
Terkait Jalur SNBP, Dr Utami menyinggung hal-hal penting yang perlu dicermati bagi siswa eligible SNBP:
Pertama, saat memilih program studi (prodi), pastikan peserta mempertimbangkan kondisi nilai rapornya. “Perhatikan mata pelajaran pendukung yang dipersyaratkan di masing-masing prodi. Ada yang satu mapel ada yang dua mapel. Mata pelajaran pendukung merupakan salah satu komponen penilaian, jadi mohon bisa diperhatikan “ jelasnya.
Kedua, perhatikan kuota dan keketatan persaingan masing-masing prodi. Daftar selengkapnya silakan klik admisi.ipb.ac.id.
Ketiga, sertifikat prestasi baik akademik maupun talenta adalah data pendukung lain yang diperlukan dalam proses seleksi.
Keempat, ketika sudah diterima di jalur SNBP, maka pilihan prodi tersebut harus diambil karena Anda tidak bisa lagi mengikuti seleksi di jalur SNBT maupun jalur mandiri lainnya di semua perguruan tinggi negeri (PTN).
____________________________________________________________________________________
TKA Hanya Syarat Administrasi, Bukan Penentu Kelulusan
Kesempatan menjadi mahasiswa IPB University sudah di depan mata, salah satunya lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 yang pendaftarannya baru saja dibuka pada 3/2.
Sejauh ini, masih banyak pertanyaan terkait peran Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam penilaian kelulusan. Menjawab kekhawatiran ini, IPB University menetapkan bahwa hasil TKA tidak menjadi penentu kelulusan SNBP 2026. Nilai TKA hanya diposisikan sebagai persyaratan administratif untuk melakukan pendaftaran.
“Hasil TKA tidak menjadi komponen penentu kelulusan di IPB. Penilaian utama tetap mengacu pada nilai rapor dan prestasi yang relevan, sementara TKA digunakan sebagai persyaratan pendaftaran sesuai dengan ketentuan panitia pusat SNPMB,” ujar Wakil Rektor IPB University bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof Deni Noviana.
Ia menyampaikan, kebijakan tersebut sejalan dengan ketentuan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Jalur SNBP, kata dia, tetap menitikberatkan pada rekam jejak prestasi akademik siswa selama menempuh pendidikan di sekolah.
Secara nasional, ketentuan SNBP 2026 menempatkan TKA sebagai syarat pendaftaran yang bersifat administratif. Kelulusan peserta tetap ditentukan oleh komponen utama, seperti nilai rapor, prestasi akademik maupun nonakademik, serta portofolio bagi program studi tertentu. Untuk IPB tidak ada program studi dengan persyaratan portofolio.
“IPB tidak menetapkan nilai minimum TKA dalam seleksi SNBP 2026. TKA digunakan sesuai ketentuan panitia pusat sebagai syarat pendaftaran. Berdasarkan data yang ada, akan dilakukan analisis guna mendapatkan informasi yang komprehensif. Dalam seleksi, tetap memperhatikan prinsip seleksi berbasis prestasi yang menjadi karakter utama SNBP,” jelasnya.
Prof Deni menegaskan, IPB University berkomitmen menjalankan proses seleksi penerimaan mahasiswa baru secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Teruntuk calon peserta SNBP, ia mengimbau untuk memahami kebijakan ini secara utuh dan tetap fokus menjaga konsistensi prestasi akademik sebagai bekal melanjutkan pendidikan di IPB University.
____________________________________________________________________________________
Jalur SNBT
SNBT merupakan seleksi nasional yang menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Ujian ini bertujuan mengukur kemampuan calon mahasiswa, dan hasilnya menjadi dasar penilaian dalam seleksi SNBT. Keikutsertaan dalam UTBK menjadi syarat utama untuk mengikuti jalur SNBT di perguruan tinggi negeri (PTN) serta menjadi syarat untuk ikut jalur mandiri di beberapa PTN.
Bagi siswa yang memilih IPB sebagai pilihan dalam SNBT, sangat terbuka pilihan 46 pilihan program studi sarjana (S1) dan 17 pilihan program studi sarjana terapan (D4). Siswa yang berasal dari seluruh Indonesia, bisa memilih IPB sebagai pilihan program studi dalam SNBT, dengan melakukan UTBK di Pusat UTBK terdekat dari domisili siswa.
IPB University akan kembali menjadi salah satu pusat pelaksanaan Pusat UTBK-SNBT tahun 2026. Pelaksanaan UTBK di Pusat UTBK IPB University berlangsung di dua lokasi, yakni Kampus IPB Dramaga di Kabupaten Bogor dan Kampus IPB Cilibende di Kota Bogor.
Pendaftaran UTBK-SNBT dimulai pada 25 Maret hingga 07 April 2026. Adapun pelaksanaannya berlangsung 21 April sampai 30 April 2026. Informasi lengkap dapat diakses di laman snpmb.id atau admisi.ipb.ac.id.
Antusiasme peserta UTBK tahun 2025 di kampus IPB sangat tinggi. Tercatat sebanyak 17.969 peserta mengikuti UTBK-SNBT dengan memilih lokasi di kampus IPB University di tahun 2025 lalu.
IPB University menyediakan layanan prima dan program-program kreatif untuk memberikan kenyamanan para peserta UTBK-SNBT beserta keluarga yang turut mengantar ke lokasi ujian di kampus IPB mulai dari fasilitas laboratorium komputer yang sangat memadai hingga suasana kampus yang adem karena banyaknya ruang terbuka hijau, taman-taman kampus yang asri dan indah, bus kampus, kantin, tempat ibadah, toko merchandise, juga para petugas yang ramah dan helpful. Program kreatif diantaranya: campus tour, kunjungan ke museum IPB, Maskot IPB Vidi – Vidia Menyapa, hingga Kuiz Kaget Berhadiah untuk peserta UTBK maupun keluarga pengantar.
Tak hanya itu, IPB University juga menyiapkan tim pendukung yang kuat baik tenaga IT, tenaga kesehatan, teknisi air dan listrik, hingga keamanan. Penjaminan mutu penyelenggaraan UTBK-SNBT juga menjadi perhatian serius IPB University.
“Bagi siswa SMA yang berada di sekitar Jabodetabek dan Sukabumi, kami tunggu para pejuang masa depan untuk mendaftar UTBK dan memilih lokasi ujian di kampus IPB University, “ ungkap Dr Utami.
____________________________________________________________________________________
Jalur Talenta
Jalur ini merupakan jalur mandiri yang ditujukan khusus bagi lulusan SMA/MA/SMK yang memiliki prestasi di bidang ekstrakurikuler tingkat nasional maupun internasional. Prof Deni Noviana mengatakan, jalur Talenta merupakan upaya IPB University dalam memberikan kesempatan kepada siswa berprestasi untuk mengembangkan potensi akademik dan nonakademik di perguruan tinggi. “Penerimaan melalui jalur Talenta adalah bentuk komitmen IPB University dalam memberikan akses pendidikan tinggi bagi lulusan dengan rekam jejak prestasi yang luar biasa,” ujarnya.
Dr Utami mengurai, Jalur Talenta terdiri atas beberapa kategori seleksi, yakni Juara Olimpiade atau Prestasi Akademik (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika, dan lain-lain), Hafizh Quran, Pramuka (khusus Kwartir Daerah Jawa Barat), Olahraga, Seni, Debat Bahasa, serta Talent Scouting bagi penerima Golden Ticket IPB. Kategori Debat Bahasa meliputi bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Rusia, Prancis, dan Spanyol.
“Pendaftar wajib merupakan lulusan SMA/MA/SMK tahun 2026. Prestasi yang diajukan harus berada di tingkat nasional atau internasional dan dibuktikan dengan sertifikat, “ tambahnya.
Peserta yang dinyatakan lulus melalui jalur ini wajib mengikuti program pelatihan dan pengembangan sesuai dengan bidang prestasi yang dimiliki. Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan talenta mahasiswa selama menempuh pendidikan di IPB University.
Pendaftaran Jalur Talenta IPB University dibuka pada 05 Mei–05 Juni 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi admisi.ipb.ac.id.
____________________________________________________________________________________
Jalur Ketua OSIS
Jalur Ketua OSIS merupakan salah satu seleksi mandiri IPB University yang bertujuan memberikan apresiasi kepada calon mahasiswa dengan rekam jejak kepemimpinan yang kuat di tingkat sekolah menengah.
Jalur ini telah dijalankan IPB University sejak tahun 2019, diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK yang memiliki pengalaman kepemimpinan sebagai Ketua OSIS. Melalui jalur ini, IPB University menilai kemampuan kepemimpinan, organisasi, serta pengalaman berkolaborasi sebagai bekal penting dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan.
“IPB University ingin menarik siswa yang memiliki jiwa kepemimpinan dan kemampuan berorganisasi yang baik, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kampus dan komunitas akademiknya,” ujar Prof Deni Noviana.
Ia menambahkan, melalui jalur Ketua OSIS diharapkan lahir calon-calon pemimpin masa depan, baik di tingkat nasional, daerah, perusahaan, maupun penggerak masyarakat, yang memiliki intelektualitas tinggi dan mampu memimpin dengan pendekatan berbasis keilmuan atau scientific based leadership.
Adapun kualifikasi pelamar jalur ini adalah lulusan SMA/MA/SMK tahun 2026 yang pernah menjabat sebagai Ketua OSIS sekurang-kurangnya satu periode. Persyaratan tersebut harus dibuktikan dengan Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah serta Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang pengangkatan sebagai Ketua OSIS.
“Seleksi Jalur Ketua OSIS didasarkan pada nilai rapor peserta seleksi, “ ungkap Dr Utami.
Pendaftaran jalur Ketua OSIS IPB University dijadwalkan pada 05 Mei–05 Juni 2026. Informasi selengkapnya tersedia di laman admisi.ipb.ac.id.
____________________________________________________________________________________
Jalur Beasiswa Utusan Daerah (BUD)
Program ini menjadi salah satu skema kerja sama antara IPB University dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, perusahaan, maupun lembaga swasta untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun pembangunan nasional.
“Program BUD tidak hanya memberikan akses pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi investasi pembangunan daerah melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia,” jelas Prof Deni Noviana.
Dr Utami menambahkan, “BUD adalah jalur mandiri dimana calon peserta harus berusia maksimal 25 tahun, memiliki nilai rapor minimal 70,00 selama lima semester pertama, serta dalam kondisi sehat jasmani dan rohani dan bebas narkoba. Peserta juga diwajibkan bersedia tinggal di Asrama Pendidikan Persiapan Kompetensi Umum (PPKU) IPB University pada tahun pertama perkuliahan.”
Berbeda dengan jalur lainnya, pendaftaran BUD dilakukan secara kelembagaan, yaitu melalui rekomendasi dan pembiayaan dari instansi pengusul, bukan secara perorangan. Proses pendaftaran dibuka mulai 10 Maret hingga 5 Juni 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman bud.admisi.ipb.ac.id.
____________________________________________________________________________________
Jalur Kelas Internasional
Selain jalur reguler, IPB University juga membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Kelas Internasional untuk tahun akademik 2026/2027. Jalur ini terbuka bagi lulusan SMA/MA/SMK tahun 2024, 2025, dan 2026, baik dari dalam maupun luar negeri.
Khusus lulusan luar negeri, peserta wajib memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan nilai rapor yang telah disetarakan oleh Kementerian Pendidikan.
“Melalui jalur internasional, IPB University berupaya menarik mahasiswa berkualitas dari berbagai negara sekaligus memperkuat daya saing lulusan di tingkat global,” jelas Prof Deni Noviana.
Dr Utami menjelaskan, jalur ini adalah jalur mandiri. “Peserta diwajibkan memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi, seperti TOEFL, IELTS, DUOLINGO, atau MUET sesuai standar nilai minimum yang ditetapkan. Bagi peserta yang belum memiliki sertifikat, IPB University menyediakan tes kemampuan bahasa Inggris, “ urainya.
Program studi yang membuka Kelas Internasional tahun 2026 meliputi Smart Agriculture, Kedokteran Hewan, Ilmu dan Teknologi Kelautan, Teknologi Pangan, Teknik Industri Pertanian, Biologi, Kimia, Manajemen, Agribisnis, Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Ekonomi Syariah, Bisnis, dan Teknologi Produksi Ternak.
Seleksi jalur internasional dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dibuka 2 Februari sampai 2 April 2026. Gelombang kedua pada 12 Mei hingga 1 Juli 2026. Informasi mengenai persyaratan, jadwal lengkap dan tata cara pendaftaran, peserta dapat mengunjungi admisi.ipb.ac.id.
____________________________________________________________________________________
SM-IPB
Jalur Seleksi Mandiri Masuk (SM-IPB) dirancang untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi lulusan SMA/MA/SMK yang belum diterima melalui jalur lainnya.
Jalur ini dapat diikuti melalui dua skema, yakni berdasarkan eligible SNBP dan eligible skor UTBK-SNBT. Berikut kualifikasinya:
Kualifikasi Peserta SM-IPB Eligible SNBP 2026
- Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK tahun 2026
- Peserta wajib memiliki kartu peserta SNBP 2026
- Peserta SNBP 2026 yang tidak diterima sebagai mahasiswa baru di PTN manapun.
Kualifikasi Peserta SM-IPB Eligible Skor UTBK 2026
- Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK tahun 2024, 2025, atau 2026.
- Peserta memiliki skor UTBK-SNBT 2026.
- Peserta tidak melakukan registrasi ulang jika diterima di jalur SNBT 2026.
- Program studi yang tersedia untuk dipilih oleh peserta ditentukan berdasarkan skor minimum masing-masing program studi
- Lulusan Paket C tahun 2024, 2025 dan 2026 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026).
Untuk jalur SM-IPB Eligible Skor UTBK, setiap program studi memiliki skor UTBK minimum yang dapat digunakan untuk mendaftar. Informasi mengenai skor minimum setiap prodi, persyaratan lengkap, tanggal penting, dan tata cara pendaftaran dapat dilihat di laman admisi.ipb.ac.id.
Pendaftaran: 5 Mei – 12 Juni 2026
Ujian: 21 Juni 2026
Materi yang diujikan: Tes Kemampuan Skolastik yang bersifat Higher Order Thinking Skills (HOTS)

