Tertarik Jalin Kerja sama, Mpok Sylvi Sebut IPB University sebagai Ibu Inovasi Indonesia

Tertarik Jalin Kerja sama, Mpok Sylvi Sebut IPB University sebagai Ibu Inovasi Indonesia

tertarik-jalin-kerja-sama-mpok-sylvi-sebut-ipb-university-sebagai-ibu-inovasi-indonesia
Berita

Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI dan IPB University resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Penandatanganan dilakukan oleh Rektor STIAMI Prof Sylviana Murni dan Rektor IPB University Dr Alim Setiawan Slamet di Gedung Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, Selasa (14/1).  Prof Sylviana Murni adalah putri betawi yang terkenal dengan nama panggilan “Mpok Sylvi”. 

Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penguatan sinergi kedua perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Rektor STIAMI Prof Sylviana Murni menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kerja sama dengan IPB University. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi peluang bagi STIAMI untuk belajar dan berguru dari IPB University yang dikenal sebagai perguruan tinggi penghasil inovasi terbanyak di Indonesia.

“IPB University adalah ibu inovasi Indonesia. Meski memiliki banyak prestasi, IPB tetap membumi dan bersedia berbagi. Penandatanganan MoU ini menjadi momen penting sebagai awal kerja sama dalam pendidikan, peningkatan SDM, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor IPB University Dr Alim Setiawan Slamet menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman tersebut. Ia menilai kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antara dua institusi pendidikan tinggi.

“Ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” kata dia.

Ia juga mengapresiasi inisiatif STIAMI yang memberikan kesempatan kepada dosen dan pegawainya untuk melanjutkan pendidikan di IPB University melalui program percepatan. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen STIAMI dalam meningkatkan kapasitas SDM dan kualitas institusi.

“IPB University siap mendukung penuh dengan pengalaman akademik dan sistem pembelajaran yang telah teruji agar proses pendidikan berjalan efektif dan menghasilkan lulusan unggul,” ujarnya.

Selain itu, Dr Alim mengapresiasi tekad STIAMI untuk mengembangkan inovasi seperti yang dilakukan IPB University. Ia menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci daya saing bangsa, dan melalui kerja sama ini kedua institusi dapat saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam membangun ekosistem inovasi yang produktif.

“MoU ini menjadi pintu pembuka bagi kolaborasi yang lebih luas, lebih mendalam, dan lebih berdampak,” pungkasnya. (dh)