Perpustakaan IPB University Sajikan Tiga Fasilitas Baru: Nyaman dan Kekinian
Perpustakaan IPB University di Kampus Dramaga kini tidak lagi sekadar deretan rak buku. Perpustakaan terus mendapatkan sentuhan agar sesuai dengan kebutuhan zaman, demi menghadirkan kenyamanan sebagai ruang belajar dan tempat lahirnya ide-ide segar dari civitas akademika.
Rabu (21/1), Rektor Dr Alim Setiawan Slamet bersama jajaran pimpinan meresmikan tiga fasilitas baru yang menambah keindahan wajah baru Perpustakaan: Collaboration Room, Neuro Lounge, dan Inspiring Lounge, serta satu ruang tambahan Gade Creative Lounge yang didukung mitra.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa transformasi Perpustakaan merupakan konsekuensi logis dari keberhasilan digitalisasi pengetahuan di IPB. Beberapa tahun terakhir, IPB University telah melakukan digitalisasi koleksi dan arsip secara masif.
“Knowledge tidak lagi bergantung pada rak, tetapi tersimpan dalam sistem dan dapat diakses kapan saja, dari mana saja,” ujarnya saat acara peresmian.
Perubahan tersebut, kata dia, menuntut transformasi ruang fisik perpustakaan. “Ketika pengetahuan sudah berada dalam genggaman, maka ruang perpustakaan harus beralih fungsi menjadi ruang perjumpaan ide, ruang kolaborasi, dan ruang lahirnya inovasi,” tambahnya.
Menurut Dr Alim, kehadiran co-working space dan collaboration room mencerminkan cara baru IPB University memandang perpustakaan sebagai ruang akademik yang hidup.
Lebih lanjut, Rektor menyampaikan visi perpustakaan IPB University ke depan. “Perpustakaan tidak hanya menjadi learning resource center, tetapi berkembang menjadi knowledge school, innovation commons, dan ruang belajar yang menyenangkan. Jika perpustakaan adalah jantung universitas, maka transformasinya akan menggerakkan denyut perubahan di seluruh IPB,” tegasnya.
Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana optimalisasi Auditorium LSI agar menjadi pusat kegiatan akademik, seni, dan kreativitas mahasiswa.
Senada, Ir Julio Adisantoso, MKom, Kepala Lembaga Manajemen Informasi dan Transformasi Digital (LMITD) IPB University menyebut lantai dua Perpustakaan IPB telah rampung dan siap dimanfaatkan oleh sivitas akademika. Fasilitas anyar ini siap menyambut kembalinya mahasiswa setelah menikmati masa liburan semester.
Lebih jelas ia menjabarkan, Collaboration Room dirancang sebagai smart classroom yang mendukung pembelajaran kolaboratif, diskusi kelompok, hingga kegiatan hybrid berbasis teknologi.
“Ruang ini dapat dimanfaatkan dosen dan mahasiswa lintas fakultas melalui sistem pemesanan digital IPB, sehingga penggunaannya lebih terbuka, fleksibel, dan terintegrasi,” ujarnya.
Sementara itu, Neuro Lounge dan Inspiring Lounge dihadirkan sebagai ruang baca dan belajar dengan suasana lebih terbuka dan santai, guna mendukung kenyamanan dan produktivitas mahasiswa.
Adapun Gade Creative Lounge dilengkapi fasilitas podcast, ruang diskusi, serta panggung kegiatan kreatif yang mendukung aktivitas akademik maupun nonakademik.
Tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur fisik, Julio menegaskan, “Ke depan, kami juga menyiapkan pengembangan media instruksional dan dukungan konten pembelajaran digital agar dosen dapat menghasilkan materi ajar yang siap diakses secara daring.”
Melalui peresmian fasilitas ini, IPB University menegaskan peran strategis perpustakaan sebagai pusat kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran sepanjang hayat, sekaligus penggerak transformasi pendidikan tinggi yang relevan dengan tantangan global. (*/Rz)
