IPB University dan Kedubes Malaysia Perkuat Kerja Sama Akademik dan Diplomatik di Kawasan Asia Tenggara

IPB University dan Kedubes Malaysia Perkuat Kerja Sama Akademik dan Diplomatik di Kawasan Asia Tenggara

ipb-university-dan-kedubes-malaysia-perkuat-kerja-sama-akademik-dan-diplomatik-di-kawasan-asia-tenggara
Berita

IPB University menerima kunjungan resmi Duta Besar (Dubes) Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, dalam kegiatan Program Bersama Duta Besar Malaysia (Temu Dubes) di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Kampus Dramaga, Bogor (3/11).

Acara ini menjadi momentum dalam mempererat hubungan akademik, diplomatik, dan kebudayaan antara Malaysia dan Indonesia, khususnya di bidang pendidikan tinggi dan inovasi pertanian. Pertemuan ini  menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama lintas negara melalui dialog, kolaborasi riset, dan pertukaran pelajar.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IPB University bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni, Prof Iskandar Z Siregar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan resmi Dubes beserta jajaran Kedubes Malaysia di Indonesia.

“Atas nama IPB University, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Duta Besar dan seluruh delegasi dari Kedutaan Besar Malaysia di Kampus IPB Dramaga,” ujar Prof Iskandar. 

Ia menambahkan, kunjungan ini menjadi simbol eratnya hubungan kedua negara, tidak hanya dalam diplomasi antar pemerintah, tetapi juga melalui sinergi pendidikan tinggi.

Prof Iskandar mengungkapkan bahwa IPB University memiliki sekitar 36 Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) aktif dengan lebih dari 24 universitas dan perguruan tinggi di Malaysia.

Kolaborasi ini mencakup bidang riset, inovasi, dan program double degree pascasarjana bersama Universiti Putra Malaysia (UPM) dan International Islamic University Malaysia (IIUM).

“IPB University dan UPM telah lama menjadi mitra strategis yang berkontribusi besar terhadap pengembangan ilmu pertanian di kedua negara,” ujarnya.

Prof Iskandar menambahkan bahwa IPB University terus mengembangkan ekosistem technosocio entrepreneurial untuk membangun generasi muda yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global.

Sementara itu, Dubes Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan IPB University.

“Ini adalah kunjungan pertama saya ke IPB University. Universitas ini bukan saja terkemuka di Indonesia, tetapi juga di peringkat global,” ujarnya.

Dato’ Syed Mohamad Hasrin menuturkan bahwa hubungan Malaysia dan Indonesia merupakan hubungan yang unik dan istimewa karena memiliki banyak persamaan budaya, bahasa, dan adat.

“Hubungan antara masyarakat Malaysia dan Indonesia ini telah lama wujud bahkan sebelum terbentuknya kedua negara. Kita berkongsi akar budaya yang sama, dan ini adalah kekuatan besar dalam memperkukuh hubungan diplomatik,” katanya.

Ia menambahkan bahwa hubungan dua negara saat ini berada pada tahap yang sangat baik. “Pada tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto telah lima kali berkunjung ke Malaysia, sementara Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim dua kali berkunjung ke Indonesia. Ini menunjukkan eratnya hubungan dua hala yang semakin kukuh,” ungkapnya.

Dubes Malaysia juga mengungkapkan perkembangan positif kerja sama ekonomi antara kedua negara. “Perdagangan dua arah Malaysia–Indonesia telah mencapai 25 miliar dolar AS. Indonesia kini merupakan rakan dagang keenam terbesar Malaysia secara global dan kedua terbesar di ASEAN,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kerja sama ini akan terus diperluas, termasuk dalam sektor pendidikan dan inovasi.

Kegiatan Temu Dubes turut diisi dengan pertunjukan budaya dan kuliner khas Malaysia seperti nasi tomato, serta interaksi hangat antara mahasiswa Malaysia dan Indonesia.

“Saya berharap hubungan rakyat antara Malaysia dan Indonesia akan terus diperkembangkan, karena hubungan masyarakat adalah asas kemajuan hubungan dua hala yang matang,” pungkas Dato’ Syed Mohamad Hasrin. (dr)