ARM HA dan BEM KM IPB University Gelar Aksi Tanam Mangrove dan Bersih Lingkungan di Pulau Tidung
Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni (ARM HA) berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IPB University dalam kegiatan penanaman mangrove (Akar Laut) dan bersih lingkungan (Jangkar Laut) di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, (18–19/9).
Kegiatan ini menjadi bagian rangkaian acara Ekspedisi IPB-Ekspedisi Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial dan Masyarakat BEM KM IPB, yang bernaung di bawah Forum Nasional Sosial Masyarakat (Fornasosmas) BEM Seluruh Indonesia.
Penanaman mangrove dan karang yang diikuti pembersihan lingkungan pesisir ini dilakukan untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut, mencegah abrasi serta kerusakan lingkungan, dan menyediakan habitat bagi biota.
“Kita juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat lewat pemasangan papan informasi dan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pengelolaan sampah yang baik,” kata perwakilan dari BEM KM IPB University, Ahmad Adzkia Khairi, mahasiswa angkatan 61 Sekolah Vokasi.
Di program Akar Laut, penanaman mangrove dilakukan oleh 21 orang mahasiswa IPB University bersama 10 petugas dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta. Tak kurang dari 500 bibit mangrove jenis Rhizopora stylosa ditanam di kawasan Tidung kecil.
Mahasiswa juga menanam 50 karang jenis Acropora donei dan Acropora muricata, Stylophora madagascariensis, serta genus Pocillopora. Dua petugas dari Dinas KPKP Jakarta memimpin penanaman mangrove dan karang, serta menjelaskan teknik penanamannya.
Sementara itu, dalam program Jangkar Laut, sekitar 50 peserta dari kalangan mahasiswa dan warga Tidung Besar turun bersama membersihkan lingkungan pesisir dan pulau. Sampah-sampah hasil pembersihan ditempatkan pada beberapa titik untuk diangkut Dinas Lingkungan Hidup Pulau Tidung ke tempat pembuangan.
Nantinya, sampah akan dipilah, diolah dan diproses di tempat pembuangan sampah (TPS) Pulau Tidung. Sebagian dimanfaatkan dalam budi daya maggot untuk memaksimalkan sampah organik yang ada, sedangkan sebagian sampah anorganik lain seperti plastik dan botol plastik akan dikirimkan ke Jakarta dengan kapal khusus pengangkut sampah yang biasa menjemput secara rutin sebulan sekali.
Ketua Umum ARM HA IPB University, Ir Ahmad Husein, MSi mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan ini. Ia mendukung kegiatan ini karena sangat sejalan dengan program kesiapsiagaan dan mitigasi bencana yang pihaknya canangkan.
“Penanaman mangrove dan karang menjadi salah satu upaya mitigasi dan kesiapsiagaan di tingkat masyarakat untuk menanggulangi bahaya seperti abrasi pesisir, gelombang laut, bahkan tsunami,” kata Husein.
Selama ini ARM HA telah bekerja sama dengan BEM KM IPB dalam berbagai kegiatan sosial-kemanusiaan, baik di dalam maupun luar lingkungan kampus. Salah satunya adalah webinar dan talkshow kesukarelawanan, pelatihan dan rekrutmen relawan Sahabat ARM, serta pelatihan dasar-dasar manajemen bencana. (*/Rz)

