Tutup Rangkaian MPKMB Sekolah Vokasi IPB University, Menaker: M-Shaped Competency yang Kini Dibutuhkan

Tutup Rangkaian MPKMB Sekolah Vokasi IPB University, Menaker: M-Shaped Competency yang Kini Dibutuhkan

Tutup Rangkaian MPKMB Sekolah Vokasi IPB University, Menaker M-Shaped Competency yang Kini Dibutuhkan
Student Insight

Indonesia menghadapi tantangan serius di sektor ketenagakerjaan. Hanya 15 persen tenaga kerja nasional yang memiliki latar belakang pendidikan vokasi, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan produktivitas tenaga kerja masih tertinggal dari negara-negara ASEAN lainnya.

Kondisi ini disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Prof Yassierli dalam acara penutupan Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) 62 Sekolah Vokasi IPB University.

You get to prepare yourself better,” tegas Menteri kepada peserta MPKMB yang hadir di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB University, Rabu (13/8).

Menteri menyoroti pentingnya transformasi kompetensi tenaga kerja. Jika sebelumnya model I-shaped yang fokus pada satu keahlian masih relevan, kini berkembang menjadi T-shaped, π-shaped, hingga M-shaped yang memiliki tiga keahlian utama dan satu keahlian general.

“Model M-shaped competency ini yang diharapkan industri. Sumber daya manusia (SDM) yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan kebutuhan pasar yang terus berkembang,” jelasnya.

Prof Yassierli menekankan bahwa untuk menghadapi tantangan masa depan, kompetensi tambahan yang perlu dikuasai adalah keterampilan digital dan people-centered skills. Selain keterampilan teknis, lulusan vokasi juga perlu menguasai soft skills dan cognitive skills seperti kemandirian, kreativitas, dan inovasi.

Sebelum kuliah umum Menteri, Direktur Pengembangan Karier, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni IPB University, drh Sukma Kamajaya, MM menyampaikan hal senada. Ia juga menegaskan pentingnya menjadi sosok multitalenta.

“Tidak hanya hardskill, tapi softskill juga mampu membangun karakter. Semangat yang tinggi akan menemukan jalannya, target bukan untuk dicapai tetapi untuk dilompati atau dilewati,” ucapnya.

drh Sukma menekankan bahwa faktor dominan kesuksesan seseorang justru ada pada karakter dalam diri dan bagaimana menjalankan setiap pekerjaan dengan penuh amanah. Untuk mampu bersaing di dunia profesional, tidak cukup hanya memiliki kemampuan di satu bidang.

Dalam kesempatan ini, drh Sukma juga menjelaskan berbagai program yang disediakan IPB University untuk menunjang mahasiswa dan alumni agar mampu bersaing di jenjang karier.

Acara MPKMB 62 Sekolah Vokasi IPB University ditutup secara simbolis oleh Menteri bersama Wakil Rektor bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Dekan, dan para Wakil Dekan Sekolah Vokasi IPB University, menandai berakhirnya rangkaian pengenalan kampus bagi mahasiswa baru. (*/Rz)