IPB University dan Universitas UMMI Bogor Jalin Kerja Sama Perkuat Kolaborasi Riset dan Pendidikan Kesehatan

IPB University dan Universitas UMMI Bogor Jalin Kerja Sama Perkuat Kolaborasi Riset dan Pendidikan Kesehatan

IPB University dan Universitas UMMI Bogor Jalin Kerja Sama Perkuat Kolaborasi Riset dan Pendidikan Kesehatan
Berita

Rektor IPB University, Prof Arif Satria, dan Rektor Universitas UMMI Bogor, Prof Rokhmin Dahuri, sepakat memperkuat kerja sama riset, pendidikan, dan pengembangan fasilitas kesehatan. 

Dalam sambutannya, Rektor IPB University, Prof Arif Satria, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga kemampuan membangun relasi dan keunggulan pribadi. 

“Faktor kesuksesan itu bukan hanya IQ atau IPK, melainkan kemampuan untuk get along with people, berhubungan baik dengan orang lain,” ujarnya saat Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama di Kampus IPB Dramaga, Bogor (16/8).

Prof Arif menuturkan, UMMI memiliki potensi besar sebagai perguruan tinggi swasta yang fokus pada bidang kesehatan. Menurutnya, pembukaan program studi keperawatan dan penguatan bidang kedokteran adalah langkah tepat karena kebutuhan tenaga medis di Indonesia masih sangat tinggi.

“UMMI dengan skala yang lebih kecil justru punya kelincahan dan keunggulan manuver. Itu adalah modal besar untuk berkembang cepat di bidang kesehatan,” jelasnya. 

Sementara itu, Prof Rokhmin Dahuri menyampaikan penghargaan tinggi kepada IPB University yang berada di jajaran lima perguruan tinggi terbaik nasional. Ia menilai IPB University di bawah kepemimpinan Prof Arif Satria berhasil menorehkan prestasi luar biasa dalam bidang inovasi dan riset.

“Prof Arif membuktikan kepemimpinannya dengan mengedepankan soft skill, merangkul semua pihak, dan membawa IPB University pada pencapaian riset terbaik,” ungkap Prof Rokhmin. 

Ia menambahkan, UMMI sebagai perguruan tinggi yang masih muda berkomitmen menjalin kolaborasi strategis, terutama melalui Rumah Sakit UMMI yang selama pandemi COVID-19 menjadi rujukan utama di Bogor.

Prof Rokhmin juga membuka peluang agar RS UMMI dapat difungsikan sebagai teaching hospital Fakultas Kedokteran IPB University. 

“Kami merasa terhormat bisa bersinergi dengan IPB University. Semoga ke depan rumah sakit UMMI dapat menjadi rumah sakit pendidikan IPB University,” katanya. (dr)