ICoBio 2025 Hadirkan Pakar Dunia, Bahas Peran Biosains dalam SDGs
Departemen Biologi IPB University kembali menyelenggarakan konferensi bergengsi bertaraf internasional, The 6th International Conference on Biosciences (ICoBio) 2025, pada 5–6 Agustus 2025 di IPB International Convention Center, Bogor.
Mengusung tema besar “Bioscience Innovations Toward Nation’s Sovereignty” atau Inovasi Biosains Menuju Kedaulatan Bangsa, konferensi ini menjadi wadah bagi para ilmuwan, peneliti, dan praktisi untuk berdiskusi, membangun kolaborasi, serta merespons berbagai tantangan global melalui pendekatan biosains.
Ketua Pelaksana ICoBio 2025, Prof Rika Raffiudin, menjelaskan bahwa yang membedakan dengan edisi sebelumnya adalah penajaman tema yang kini menekankan pada aspek kedaulatan bangsa.
“Kami mengusung bagian akhir tema menjadi ‘Nation’s Sovereignty’, karena kami ingin menunjukkan bahwa inovasi biosains memiliki kontribusi besar terhadap kedaulatan Indonesia di berbagai sektor,” lanjutnya.
Prof Rika menegaskan bahwa tema ini juga semakin relevan dengan target global, khususnya Sustainable Development Goals (SDGs). “Selalu kami kaitkan dengan SDGs, terutama poin ke-17, yaitu Partnership. Kita bisa meraih hal besar, mengatasi banyak masalah secara komprehensif dengan kerja sama berbagai mitra secara inter- dan transdisiplin,” ujarnya.
Konferensi ini juga diharapkan menghasilkan manfaat nyata dalam bentuk kerja sama penelitian, beasiswa, dan publikasi ilmiah. “Kami sudah membangun beberapa kerja sama penelitian dan beasiswa. Selain itu, banyak mahasiswa yang berpartisipasi dalam presentasi ilmiah, yang nantinya akan menghasilkan publikasi terindeks Scopus,” ungkap Prof Rika.
Wakil Rektor IPB University bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni, Prof Iskandar Z Siregar menyatakan bahwa tema ICoBio 2025 selaras dengan strategi nasional Indonesia yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam hal ketahanan pangan dan energi, ketangguhan lingkungan, serta kemandirian teknologi.
Puncak acara ICoBio 2025 akan menampilkan keynote speaker terkemuka, di antaranya Prof Rizaldi Boer (Direktur CCROM-SEAP) dan Dr Amandine Hénon dari Museum of Natural History (MNHN) Prancis.
Selain itu, turut hadir narasumber lainnya seperti Prof Nampiah Sukarno (IPB University), Dr Sanjay Swarup (National University of Singapore), Dr Stéphane Jamain (INSERM, Prancis), dan Prof Rusea Go (Universiti Putra Malaysia).
Tak hanya itu, ICoBio 2025 juga menyelenggarakan side event bertajuk The 7th Summer Course in Biology, Topic Tropical Insect Biology. Terdapat pula sesi poster interaktif, diskusi panel, serta sesi paralel yang memungkinkan peserta untuk berjejaring dan berdialog secara lintas disiplin.
Semua makalah yang diterima akan diterbitkan dalam IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, yang terindeks Scopus. Beberapa karya terpilih juga akan diundang untuk dipublikasikan di jurnal afiliasi seperti HAYATI Journal of Biosciences dan lainnya. (dr)

