Founder Esteh Indonesia Beri Inspirasi Wirausaha kepada Mahasiswa Baru Sekolah Vokasi IPB University

Founder Esteh Indonesia Beri Inspirasi Wirausaha kepada Mahasiswa Baru Sekolah Vokasi IPB University

Founder Esteh Indonesia Beri Inspirasi Wirausaha kepada Mahasiswa Baru Sekolah Vokasi IPB University
Student Insight

Dihya Nur Rifqy, alumnus Program Studi Manajemen Agribisnis IPB University yang juga salah satu pendiri Esteh Indonesia, membagikan kisah inspiratif perjalanannya sebagai pengusaha muda dalam acara Masa Perkenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) 62 Sekolah Vokasi IPB University, Selasa (12/8).

Dalam sesi tersebut, Dihya mengungkapkan bahwa motivasinya membangun usaha berangkat dari keinginannya untuk tidak menjadi pegawai dengan rutinitas kerja yang monoton. Berangkat pagi, pulang petang. 

Pada tahun 2018, bersama tiga rekannya, Haidhar Hibatullah Wurjanto, Aussie Andry, dan Edwin Widya, ia mendirikan usaha minuman berbasis teh dengan nama Esteh Indonesia.

Awalnya, bisnis tersebut hanya menjual lima varian produk seperti Es Teh Manis, Es Teh Lemon, Es Teh Leci, Es Teh Susu, dan Thai Tea menggunakan booth berukuran 1×2 meter di daerah Kemang Village dan Blok M, Jakarta. 

Perjalanan mereka pun tidak selalu mulus. Setelah tiga bulan berjalan, usaha tersebut sempat tutup. Dihya tidak menyerah, melainkan terus memperbaiki strategi dan menghadapi berbagai tantangan.

Ia mengaku sebagian besar ilmu bisnisnya diperoleh dari pengalaman langsung dan hasil dari pembelajaran yang didapat saat menempuh studi di IPB University. Selain itu, menurutnya, lingkungan pertemanan yang saling mendukung turut berperan besar dalam pertumbuhan bisnisnya.

“Merintis suatu bisnis bukanlah hal mudah. Membangun bisnis diperlukan tekad dan lingkungan yang sportif. Menjadi perintis juga memerlukan pengetahuan yang bisa mendukung berkembangnya perusahaan,” ujarnya.

Esteh Indonesia mulai menunjukkan perkembangan pesat sejak tahun 2019 dengan total 19 outlet. Perusahaan juga menjalin kerja sama dengan berbagai platform online seperti Gofood, GrabFood, dan ShopeeFood. Pada akhir 2020, jumlah outlet meningkat signifikan hingga mencapai 200 outlet, dengan konsep gerai yang lebih sederhana, elegan, namun tetap kuat secara branding.

Pertumbuhan terus berlanjut hingga akhir 2021 dengan 450 outlet dan mencapai lebih dari 1.000 outlet pada tahun 2022. (dh)