Inovasi IPB University Hadir di Peternak Sapi Perah Koperasi SAE Pujon Malang
Dosen dan mahasiswa IPB University mengenalkan inovasi “Katulac” kepada peternak sapi perah anggota Koperasi Sinau Andandani Ekonomi (SAE) Pujon di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Katulac merupakan inovasi berbasis sumber daya alam lokal Indonesia yang berasal dari daun katuk depolarisasi. Inovasi ini diharapkan mampu memperbaiki produksi susu ternak, termasuk sapi perah.
Dalam “Sosialisasi Inovasi IPB dan Sarasehan Perbaikan Produktivitas dan Kesehatan Sapi Perah”, ketua tim dosen, Prof Agik Suprayogi, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan inovasi IPB, yaitu Katulac sekaligus uji coba inovasi tersebut yang dilakukan oleh mahasiswa.
“Sebagai pemicu produksi susu, produk ini harus dipahami secara utuh sebagai pakan tambahan yang diberikan dalam jumlah sesuai aturan pada kondisi sapi perah yang tepat penggunaannya. Oleh karena itu, para peternak harus diajarkan cara penggunaan Katulac,” kata Prof Agik saat sosialisasi yang digelar di Aula Koperasi SAE, beberapa waktu lalu.
Sosialisasi dihadiri oleh Ketua Umum Koperasi SAE, pengurus dan 56 ketua kelompok peternak, dosen IPB University sebagai pemateri dan mahasiswa. Dosen yang terlibat yaitu Dr Afton Atabani, Dr drh Ronald Tarigan, dan Dr drh Deny Setyo Wibowo.
Ketua Umum Koperasi SAE, H Mohammad Niam Soffi, menyampaikan terima kasih atas kehadiran IPB University dalam rangka menghilirisasikan inovasi produk Katulac.
Ia berujar, “Produk ini sudah digunakan oleh beberapa anggota di Desa Ngabab, Pujon atas informasi dari Kepala Desa, Amin Afandi, SPd, SAP. Diketahui produk ini bagus dan mampu meningkatkan produksi susu sapi.”
“Anggota kami tentunya mengharap inovasi ini segera dapat dihadirkan ke seluruh peternak agar produksi susu sapi di Koperasi SAE dapat ditingkatkan,” kata Niam lebih lanjut.
Pada acara ini juga disampaikan secara simbolis produk Katulac dan buku “Manfaat Daun Katuk” dari Prof Agik kepada Ketua Umum Koperasi SAE.
Pada kesempatan yang sama, uji coba Katulac dilakukan kepada sapi peternak oleh tiga mahasiswa Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University. Salah satu mahasiswa yang juga calon dokter hewan, Asri Rizkia Kurniawan, SKH, mengatakan bahwa Katulac sangat diperlukan bagi peternak.
“Para peternak menaruh harapan agar inovasi ini dapat segera hadir di Koperasi SAE karena sampai saat ini belum ada produk serupa yang mampu meningkatkan produksi susu sapi mereka,” kata Asri.
Melalui kegiatan ini, Prof Agik dan tim mengharapkan kiprah IPB University sebagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, selalu konsisten mengawal hilirisasi inovasi kepada masyarakat. “Katulac sebagai inovasi IPB University telah hadir di peternak anggota Koperasi SAE, semoga inovasi ini bermanfaat bagi mereka,” tandasnya. (*/Rz)
