Peduli Gizi Anak, Mahasiswa IPB University dan KKP Ajak 170 Siswa dan Guru SDN Bojong Rangkas 03 Makan Ikan Bersama

Peduli Gizi Anak, Mahasiswa IPB University dan KKP Ajak 170 Siswa dan Guru SDN Bojong Rangkas 03 Makan Ikan Bersama

Peduli Gizi Anak, Mahasiswa IPB University dan KKP Ajak 170 Siswa dan Guru SDN Bojong Rangkas 03 Makan Ikan Bersama
Berita / Pengabdian Masyarakat

Dalam upaya mendukung program nasional pencegahan stunting dan peningkatan gizi anak, mahasiswa IPB University yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (Himafarin) mengadakan kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

SDN Bojong Rangkas 03 di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, menjadi tuan rumah kegiatan ini. Sebanyak 170 peserta, terdiri dari murid dan guru, antusias mengikuti rangkaian acara.

Diinisiasi oleh Himafarin dan Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, kegiatan ini juga bersinergi dengan Direktorat Pengolahan Bina dan Mutu serta Direktorat Pemasaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 

Dukungan juga datang dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Agrianita FPIK IPB, serta PT Kalbe Milko Indonesia.

Di awal kegiatan, para siswa diajak mengenal kandungan gizi ikan, seperti protein, omega-3, vitamin, dan mineral yang sangat penting untuk pertumbuhan fisik dan kecerdasan otak. Mahasiswa juga mengajak siswa bermain kuis seputar manfaat ikan, dan membagikan banyak hadiah menarik.

Salah satu momen paling dinanti adalah makan bersama menu ikan. Kegiatan ini tidak hanya mengedukasi, tetapi juga membuktikan bahwa ikan bisa menjadi menu yang nikmat sebagai makanan lezat yang digemari anak-anak. Para guru berharap, pengalaman makan bersama ini dapat menumbuhkan kebiasaan konsumsi ikan di rumah masing-masing.

“Kegiatan Gemarikan di SDN Bojong Rangkas 03 merupakan bukti nyata sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendukung peningkatan konsumsi ikan nasional,” ujar Rismayanti selaku ketua pelaksana.

Ia menambahkan, “Kami percaya, edukasi dan aksi nyata seperti ini sangat penting untuk membangun generasi sehat dan cerdas, sekaligus menekan angka stunting di Indonesia.” (*/Rz)