IPB University Kini Miliki 9 Jurnal Terindeks Scopus, Publikasi Ilmiah Meningkat 44 Persen
IPB University mencatat pencapaian penting dalam bidang publikasi dengan memiliki sembilan jurnal ilmiah yang berhasil terindeks Scopus. Jumlah ini meningkat signifikan dari hanya empat jurnal sebelum tahun 2023.
Kesembilan jurnal tersebut adalah
- HAYATI Journal of Biosciences,
- Tropical Animal Science Journal (Media Peternakan),
- Jurnal Manajemen Hutan Tropika (JMHT),
- BIOTROPIA,
- Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management),
- Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia,
- Journal of Tropical Crop Science,
- Jurnal Entomologi Indonesia, dan
- Jurnal Teknologi dan Industri Pangan.
Direktur Kajian Strategis dan Reputasi Akademik (DKSRA) IPB University, Prof Anuraga Jayanegara, menjelaskan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari strategi yang dijalankan DKSRA.
Beberapa strategi tersebut meliputi pendanaan riset kolaboratif dalam dan luar negeri, bantuan biaya publikasi, pelatihan penulisan ilmiah melalui workshop, coaching manuscript, program Publicamp, hingga perbaikan kualitas bahasa Inggris oleh penutur asli (native speaker).
“Upaya ini kami lakukan untuk memperkuat reputasi akademik IPB University di tingkat internasional. Namun, tantangan tetap ada, seperti menjaga kebaruan riset, ketersediaan server jurnal yang cepat dan aman, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola jurnal,” ujarnya.
Prof Anuraga juga mengungkapkan langkah-langkah lain untuk meningkatkan kualitas artikel ilmiah agar jurnal dapat terus bertahan di indeks Scopus. Di antaranya adalah memperbarui instrumen laboratorium riset dan menjalin kolaborasi dengan penulis berpengaruh yang memiliki H-index tinggi.
“Kami juga terus membangun kepercayaan diri sivitas akademika dalam menulis dan mempublikasikan karya ilmiah di jurnal internasional bereputasi,” lanjutnya.
Dari sisi kuantitas publikasi, IPB University juga mencatat peningkatan signifikan. Berdasarkan data hingga Desember 2023, IPB University berada di peringkat ke-8 dari 10 perguruan tinggi di Indonesia dengan total 1.783 publikasi. Pada Desember 2024, posisi IPB University naik ke peringkat ke-6 dengan 2.573 publikasi, atau meningkat sebesar 44,3 persen dalam setahun.
Lebih lanjut, berdasarkan data Scimago Journal and Country Rank (scimagojr.com), Indonesia saat ini menempati peringkat pertama di Asia Tenggara/ASEAN dalam jumlah publikasi ilmiah lima tahun terakhir, mengungguli Malaysia dan Singapura.
Pencapaian ini, sebut Prof Anuraga, menunjukkan komitmen IPB University dalam mendorong kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari kontribusi untuk pembangunan ilmu pengetahuan dan reputasi akademik Indonesia di kancah global. (dh)

