Gugus Komunikasi IPB University Ikuti Workshop Komunikasi dari Dua Pakar Kehumasan Setditjen Diktiristek

Gugus Komunikasi IPB University Ikuti Workshop Komunikasi dari Dua Pakar Kehumasan Setditjen Diktiristek

Gugus Komunikasi IPB University Ikuti Workshop Komunikasi dari Dua Pakar Kehumasan Setditjen Diktiristek
Berita

Ratusan peserta yang tergabung dalam gugus komunikasi IPB University ikuti kegiatan Workshop Komunikasi.dengan tajuk “Menjadi Insan Komunikasi yang Responsif Terhadap Perubahan”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, pada Selasa, 5/3.

Narasumber yang hadir berasal dari Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi (Setditjen Diktiristek) yakni, Doddy Zulkifli Indra Atmaja, selaku Sub koordinator Humas dan Dinna Handini, selaku Pranata Humas Ahli Muda.

Dalam pembukaan kegiatan, Prof Agus Purwito, selaku Sekretaris Institusi IPB University menyampaikan rasa bangganya terhadap gugus komunikasi IPB University yang telah berkontribusi atas kinerja yang telah dilakukan selama ini

“Pada tahun 2023 lalu ada 41 penghargaan yang didapatkan oleh IPB University dalam bidang komunikasi. Ini membuktikan bahwa peran gugus Komunikasi IPB University sudah luar biasa,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan meski telah banyak penghargaan yang telah diterima, akan banyak tantangan yang harus diantisipasi di era yang cepat berubah, sehingga krisis komunikasi sangat berpotensi terjadi.

“Pencerahan dua narasumber hebat ini penting dipahami sebagai upaya membangun ide kreatif dalam pemanfaatan media sosial, media informasi, edukasi, promosi, pembuatan konten, hingga media sosial channel, sehingga branding institusi dapat terbentuk dengan baik,” tutur Prof Agus.

Doddy Zulkifli Indra Atmaja, menyampaikan materi terkait ide kreatif pengelolaan media sosial. Ia menyampaikan pentingnya insan humas untuk terjun langsung dan terlibat di semua media sosial. “Kita harus coba terjun secara teknis dengan menggunakan berbagai media sosial, sehingga bisa tahu kelebihan dan kekurangannya. Dengan begitu kita bisa mudah membuat konten dan sebagai insan komunikasi kita bisa menilai cara pandang dalam menggunakan media sosial tersebut, ” paparnya.

Ia juga menyampaikan insan humas penting untuk membentuk organisasi, agar dapat membangun kredibilitas, membentuk dan menjaga brand. “Insan humas juga berperan sebagai fasilitator informasi sehingga dapat membuka peluang kerjasama dan menjaga hubungan baik,” ungkap Doddy.

Sementara itu, Dinna Handini, menjelaskan materi terkait layanan terpadu yang efektif dan solutif. Selain itu ia menyampaikan peran dan fungsi humas pemerintah yang dituntut agar seorang insan humas harus serba bisa.

Kepala Biro komunikasi IPB University, Yatri Indah Kusumastuti menyampaikan, ke depan antar unit di IPB University termasuk fakultas dan departemen harus menyusun standar layanan, termasuk juga pentingnya standar operasional prosedur untuk media sosial. “Melalui momen ini kita perlu merapatkan barisan untuk dapat berkolaborasi sehingga strategi komunikasi bisa segera diselaraskan dari pusat ke fakultas dan departemen,” ujarnya. (dh/Lp)