Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University Berdayakan Masyarakat Desa Kertamanah, Olah Limbah Bambu Jadi Briket

Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University Berdayakan Masyarakat Desa Kertamanah, Olah Limbah Bambu Jadi Briket

mahasiswa-kkn-t-inovasi-ipb-university-berdayakan-masyarakat-desa-kertamanah-olah-limbah-bambu-jadi-briket-news
Berita

Sebuah inisiatif dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University dengan tujuan untuk berkontribusi dalam pengembangan masyarakat di wilayah Desa Kertamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Dalam program KKN-T Inovasi ini, mahasiswa IPB University memberikan penyuluhan dan pelatihan pengolahan limbah bambu menjadi briket yang ramah lingkungan. Mahasiswa juga memberikan pelatihan tentang pemasaran melalui media sosial. 

Perwakilan mahasiswa IPB University, Aryo Kurnia Ramadhan mengatakan, penyuluhan dan pelatihan ini dilakukan sebagai upaya memperkenalkan cara-cara baru dalam pemanfaatan bambu, khususnya limbah sisa bambu. Menurutnya, potensi pengolahan bambu menjadi briket yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif. 

“Desa Kertamanah memiliki komoditas utama yakni Bambu yang sangat melimpah. Briket bambu ini memiliki keunggulan dalam hal keberlanjutan dan ramah lingkungan, serta dapat mengurangi ketergantungan masyarakat pada bahan bakar fosil,” ujarnya pada saat penyuluhan di Balai Desa Kertamanah.

Selain pelatihan pengolahan bambu menjadi briket, mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University juga memberikan pengetahuan tentang pemasaran melalui media sosial kepada masyarakat setempat. Arya mengatakan, dalam era digital ini penggunaan media sosial telah menjadi salah satu alat pemasaran yang efektif dan efisien. 

“Mahasiswa IPB University membantu masyarakat dalam memahami strategi dan teknik dasar pemasaran melalui platform media sosial dan e-commerce seperti Instagram, Facebook, Shopee dan Tokopedia. Masyarakat diajarkan tentang pentingnya membangun konten menarik, mengelola akun dengan baik dan memanfaatkan fitur-fitur kreatif yang disediakan oleh platform tersebut,” jelas Arya.

Ia menyatakan, dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat mengoptimalkan penggunaan bambu sebagai sumber daya yang berkelanjutan, serta menguasai strategi pemasaran melalui media sosial untuk memperluas jangkauan pasar mereka.

Jalal, salah satu peserta pelatihan dan juga sebagai pengurus Karang Taruna Desa Kertamanah menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University ini. "Saya sangat berterima kasih kepada mahasiswa IPB University yang telah memberikan inspirasi dan pengetahuan tentang pengolahan bambu menjadi briket. Selain itu, pelatihan media sosial marketing ini juga sangat membantu masyarakat dalam memahami bagaimana cara penggunaan aplikasi media sosial dan e-commerce jika ingin berjualan nanti."

Dede Aulia Rahman selaku dosen pembimbing lapang menambahkan, "Inisiatif yang dilakukan oleh mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University ini merupakan contoh nyata dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan memajukan daerah. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat." 

Kegiatan yang diinisiasi oleh tim KKN-T Inovasi IPB University di Desa Kertamanah ini diketuai oleh Dhiya Sri Janarto dan beranggotakan Sara Situmorang, Kharissa Nurmanita Kusuma, Aryo Kurnia Ramadhan, Dhara Devona Lutsfi, Auliyaa Fayzah Sangadji, Danil Wahyudi Munajat, Ardhini Muslihatun Aminah, Wahyu Nur Halimah dan Arinamelia Putri Salsabila. (*/Rz)