IT Today IPB University Ungkap Bentuk Interaksi Manusia di Masa Depan

IT Today IPB University Ungkap Bentuk Interaksi Manusia di Masa Depan

it-today-ipb-university-ungkap-bentuk-interaksi-manusia-di-masa-depan-news
Berita

Sekarang kita mampu menikmati manfaat kemajuan teknologi informasi dan tanpa bisa ditolak Information dan Technology (IT) selalu berkembang. Hal ini disampaikan Kepala Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University, Prof Agus Buono saat membuka IT Today di Auditorium Common Class Room (CCR), Kampus Dramaga, Bogor (8/9). Acara yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer (Himalkom) ini mengusung tema “Revolutionize The World with Future Technology” yang menggambarkan kemajuan suatu negara juga membutuhkan peran dari masyarakatnya, khususnya di bidang teknologi informasi.

IT Today terdiri dari beberapa rangakaian acara seperti kompetisi, workshop, dan seminar. Cabang kompetisi pada IT Today yaitu AppsToday, HackToday, dan Data Science Competition.

AppsToday menjadi wadah bagi peserta untuk menjadi generasi developer baru yang kreatif dan inovatif untuk memajukan daya saing Indonesia di bidang Teknologi Informasi dan Komputasi (TIK). HackToday atau yang lebih dikenal dengan Capture the Flag adalah lomba dalam bidang keamanan teknologi informasi yang mengharuskan peserta untuk mencari celah-celah keamanan jaringan sehingga peserta mampu untuk menembus target yang disediakan oleh panitia. Data Science Competition merupakan kompetisi bertaraf nasional dalam bidang analisis data yang akan menghasilkan suatu pola atau prediksi dari suatu data.

“Antusiasme para peserta diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat yang memandang takut terhadap kemajuan teknologi, seperti teknologi Artificial Intelligence dan lain-lain,” papar Irfan, selaku Ketua Pelaksana IT Today 2019.

IT Today juga menghadirkan lima pembicara yang berasal dari penggerak startup nasional dan perusahaan IT. Yakni Nanda Putra selaku founder Tanijoy, Nayoko Wicaksono selaku CEO Algoritma, On Lee selaku CEO dari GDP Venture, Fahri Amirullah selaku VP of Growth dari Kitabisa.com dan Senja Lazuardy selaku CTO WIR group, perusahaan yang bergerak di bidang Augmented Reality (AR).

“Manusia dan komputer pada dasarnya keduanya tersusun dari bahan fundamental yang berbeda, manusia dengan sekelumit reaksi kimia dalam tubuhnya, sedangkan mesin (AI) tersusun atas reaksi elektrik yang terprogram. AI tidak menggantikan manusia, justru mengerjakan sesuatu yang membantu agar pekerjaan manusia bisa lebih efisien,” jelas On Lee.

Selain itu perkembangan IT saat ini mempengaruhi berbagai aspek termasuk suatu fenomena yang dahulunya tidak pernah dibayangkan oleh manusia lima tahun lalu. Bahasan terkait future technology for human interaction disampaikan oleh Fahri Amirullah. Menurut Fahri, melalui kemajuan teknologi mampu meningkatkan gotong royong, seperti penggalangan dana melalui platform galang dana yang mampu menolong sesama tanpa batasan jarak.

“Inilah bentuk interaksi manusia di masa mendatang,” papar Fahri yang merupakan alumni Departemen Ilmu Komputer IPB University. (Husna/Zul)