Cerdas Talk Hadirkan Pakar Kupas Risiko Kebencanaan
Pusat Studi Bencana (PSB) IPB University dan Lutheran World Relief (LWR) gelar Cerdas Talk Series 4 di Hotel Asley, Jakarta (6/8). Cerdas Talk kali ini membahas tentang sustainable development dan tata kelola lahan (lahan pertanian, hutan, perikanan, perkebunan) yang terkait dengan dampak perubahan iklim dan lingkungan.
“Isu asap dan kabut yang tiba-tiba menghangat di Jakarta beberapa waktu terakhir ini disinyalir banyak terkait dengan land change. Walaupun ada hipotesa terkait emisi kendaraan dan industri yang ada namun yang pasti pengaruh land cover change lebih dominan,” ujar Kepala PSB, Dr. Yonvitner.
Menurutnya dari kegiatan ini ada beberapa catatan penting yang berhasil dirumuskan. Yakni manajemen lahan berkelanjutan harus mengadaptasikan perubahan iklim sebagai respon dalam menyediakan ruang yang cukup dalam memperkuat daya dukung. Untuk itu menjadi penting untuk membangun sebuah sistem yang sinergi dan mengintegrasikan gender. Perlu sebuah platform yang bersifat komprehensif dengan berbagai indikator yang sesuai untuk Indonesia dengan berbagai dinamikanya.
“Perlu didorong tumbuhnya petani muda sebagai kekuatan masa depan Indonesia yang telah bertransformasi dan perkembangan teknologi industri seperti saat ini. Untuk itu kami di IPB University saat ini mendorong agromaritim 4.0. Dalam konteks membangun desa, penting memberikan dukungan kepada petani agar mampu menjadi motor penggerak atau champion dalam jangka panjang. Dalam konteks manajemen lahan ke depan, maka sesungguhnya yang perlu kita tumbuhkan adalah efisiensi produksi dan lahan dengan adaptasi inovasi yang ramah lingkungan serta mengintegrasikan risiko bencana,” ujarnya.
Dalam Cerdas Talk ini hadir beberapa narasumber yakni Arif Wibowo MSc dari Direktorat Adaptasi Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr Perdinan dari PSB IPB University, Nicole Hawk dari LWR, Angga Surachman dari USAID, Margaretha dari Asia Foundation, Maula Paramitha dari Agriprofocus, Suandi Darmawan dari AIP Prisma dan Janudianto dari Sinarmas APP.(**/Zul)
