Mahasiswa IPB Buat Aplikasi Wadah Mengasah Minat dan Bakat

Mahasiswa IPB Buat Aplikasi Wadah Mengasah Minat dan Bakat

mahasiswa-ipb-buat-aplikasi-wadah-mengasah-minat-dan-bakat-news
Berita

Kemajuan teknologi kian pesat, bahkan hampir seluruh manusia memiliki smartphone untuk berkomunikasi dengan cara yang lebih mudah. Selain itu, dengan teknologi yang semakin memadai, banyak pula aplikasi canggih yang membantu kehidupan manusia sehari-hari. Namun kebanyakan tujuan dari aplikasi tersebut masih terfokus di dunia akademik saja, belum menjadi wadah mengasah bakat dan minat yang bisa dikembangkan oleh masyarakat luas melalui sebuah aplikasi.

Berawal dari latar belakang tersebut, tiga mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mencetuskan ide yang digagaskan melalui Program Kreativitas Mahasiswa Karya Cipta (PKM-KC) 2018. Mereka terdiri dari Azman Fatahillah, Velia Deby, dan Hafidzudin Kautsar dengan judul PKM nya yakni “Bakat In, Aplikasi Berbasis Mobile Apps Guna Membantu Mengasah dan Menyatukan Bakat dan Minat Masyarakat. Tim tersebut dibimbing oleh salah satu dosen Ilmu Komputer IPB yakni Auzi Asfarian, S.Komp., M.Komp.

“Aplikasi yang kami buat berfokus di bakat dan minatnya saja. Agar orang-orang yang sudah memiliki bakat dan minat tapi kesulitan untuk mencari event perlombaan sesuai bakat dan minatnya dapat mencari melalui aplikasi ini. Aplikasi ini bisa diakses kapan dan dimana saja,” tutur Azman selaku Ketua Tim PKM Bakat In.

Dalam aplikasi tersebut, terdapat beberapa fitur yang bisa digunakan oleh pengguna. Yakni fitur mencari pelatih, fitur pembelajaran, fitur mencari event, fitur komunitas, dan Homepage. Homepage berfungsi untuk meng-upload karya-karya yang dibuat oleh para pengguna agar bisa dilihat dan dinilai oleh semua pengguna aplikasi. Fitur mencari pelatih berguna bagi pengguna untuk mencari pelatih dalam mengembangkan bakat pengguna. Seluruh konsep yang digunakan khususnya dalam pembelajaran didapat melalui online yang masuk ke dalam fitur pembelajaran.

Sistem pembelajaran yang dilakukan oleh pelatih berupa video untuk diakses oleh pengguna dan selanjutnya akan mendapatkan tugas secara online yang akan diberikan oleh pelatih. Usai mengerjakan tugas, pengguna juga akan mendapatkan penilaian berupa saran dan komentar dari pelatihnya. Fitur mencari event berguna untuk membantu para pengguna dalam mencari informasi tentang perlombaan sesuai dengan bakat dan minatnya. Lalu yang terakhir, fitur komunitas berfungsi untuk berkolaborasi dengan pengguna yang memiliki bakat dan minat yang sama.

“Orang yang ingin mendaftarkan diri sebagai pelatih dalam aplikasi tersebut bisa mendaftar secara offline dengan membawa persyaratan seperti sertifikat hingga portofolio atau karya yang mereka buat kepada admin agar bisa disaring sebaik-baiknya,” tambah Azman.

Para pengguna yang ingin bergabung dalam aplikasi tersebut harus memiliki akun dengan mengisi fitur sign up menggunakan e-mail. Selain itu, para pengguna yang ingin mendapatkan pelatih dalam pembelajaran, harus membayar pelatih yang telah dipilihnya.

“Harapan kami dengan adanya aplikasi ini semoga bisa bemanfaat untuk banyak orang dan bisa lebih inovatif lagi khususnya untuk penambahan fitur yang membantu orang-orang dalam mengasah minat dan bakatnya masing-masing,” tutup Azman. (NIN/Zul)