Lima Proposal Bisnis Kreatif Anak Muda Binaan Incubie IPB Lolos Didanai Kemenristekdikti
Sebanyak lima proposal Program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) dari tenan Pusat Inkubator Bisnis dan Pengembangan Kewirausahaan (incuBie) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil lolos dan didanai Kemenristek Dikti tahun 2018. Kelima tenan tersebut adalah Gema Sukmawati (Helm Green Composite), Inna Dinovita (Saesha Mask), Reza Prasetya (Sanlife Greentea Latte), Axel Nathaniel (Tepung Pempek Hijabers), dan Ryan Fachrozan (Kosmetik Rumput Laut).
Incubie IPB menyiapkan lima orang tenaga pendamping untuk masing-masing tenant tersebut, berturut-turut adalah Fikri Azali Faisal Syaf, Muhammad Alfian, Deva Primadia Almada, Annisa Nurul Koesmarini, dan Asna Jauhari.
Rangkaian Program PPBT 2018 diawali dengan kegiatan PPBT Business Camp 2018 yang diikuti oleh seluruh peserta PPBT sebanyak 143 pengusaha dan 143 pendamping tenan dari lembaga Inkubator Bisnis Perguruan Tinggi (negeri/swasta) di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 hari (9-14 April 2018) bertempat di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta.
PPBT Business Camp 2018 dibuka secara resmi oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti), Muhammad Nasir. Dalam sambutannya, Menristek-Dikti mengharapkan dari seluruh peserta PPBT akan tumbuh perusahaan-perusahaan atau industri inovatif yang berdaya saing berskala nasional dan internasional.
Program PPBT bertujuan untuk menumbuh-kembangkan start-up inovatif dan meningkatkan peran inkubator bisnis teknologi dalam proses inkubasi, melalui dukungan dana insentif. Tahapan kegiatan PPBT meliputi kegiatan usaha tenan, inkubasi/pendampingan tenan oleh inkubator, pameran Inovator Inovasi Indonesia Expo (I3E), pameran Hari Teknologi Nasional (Hateknas), Capacity Building, Business Matching, serta Monitoring dan Evaluasi (Monev).
Kegiatan Business Camp ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia tenan dan pendamping dalam rangka mengembangkan usaha dan menginkubasi tenan. Dalam kegiatan business camp, para tenan dan pendamping diberikan pembekalan dengan materi yang beragam mulai dari komunikasi bisnis, pendanaan start up, business plan, branding, praktik inkubasi yang baik, coaching, talkshow success story tenan, dan lain-lain.
Dua orang tenant IncuBie yang merupakan alumni peserta PPBT tahun sebelumnya berkesempatan memberikan sharing pengalaman usahanya dalam sesi Success Story. Mereka adalah Ardiansah Febriantoko (Healthy Sweet) dan Edgina Burton (Kefir aneka rasa Ke’if).
Fokus kegiatan pendampingan yang akan dilakukan oleh IncuBie kepada para tenan meliputi teknis produksi dan pengembangan produk, manajemen usaha dan SDM, penyusunan business plan, legalitas usaha dan sertifikasi produk, fasilitasi pembiayaan dan pasar, business matching, pameran dan lain sebagainya. Setelah mengikuti proses inkubasi diharapkan usaha para tenan akan tumbuh berkembang, mandiri dan berdayasaing.
“Semoga Program PPBT Kemenristek-Dikti dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang sehingga akan semakin banyak start-up inovatif yang tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan kelas menengah dan menjadi perusahaan/industri Unicorn,” ujar Kepala Incubie IPB, Dr. Rokhani Hasbullah. [IncuBie]
