Mahasiswa ITK Ikuti GAME yang Diikuti Enam Negara

Mahasiswa ITK Ikuti GAME yang Diikuti Enam Negara

GAME
Berita
Setiap tahun Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) mengikuti program Global Approach by Modular Experiment (GAME). GAME adalah salah satu kegiatan pertukaran pelajar dalam bidang penelitian, bekerjasama dengan pusat penelitian Geomar, Jerman. Tahun ini GAME diikuti oleh enam negara yakni Indonesia, Spanyol, German, Jepang, Chile, dan Portugal yang akan ditempatkan di beberapa lokasi yang berbeda. Dea Fauzia Lestari sebagai wakil dari ITK IPB dan Hernan Martin-Barbadillo Alonso dari Spanyol menjadi tim yang melakukan penelitian di Indonesia.
 
Selama satu bulan yaitu Maret 2016, mereka mendapatkan pengenalan dan pelatihan di Kiel, Jerman. Topik penelitian tahun ini adalah mengenai efek dari interaksi mikroplastik dan temperatur terhadap biota filter feeder yaitu kerang hijau (Perna viridis). Selain pemanasan global yang merupakan isu lingkungan yang paling disoroti, saat ini mikroplastik pun muncul ke permukaan sebagai isu pencemaran lingkungan.
 
Mikroplastik adalah partikel plastik yang berukuran kurang dari 1 mm dan berasal dari industri, kosmetik, tekstil, dan limbah rumah tangga. Mikroplastik bisa berasal dari makroplastik yang terfragmentasi karena proses fisik di alam. Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang polusi plastik tertinggi di bumi ini setelah Cina. Hal ini tidak mengherankan karena sebagian orang Indonesia hobi menggunakan plastik untuk berbagai kebutuhan.
 
Lima bulan ke depan, keduanya akan melakukan eksperimen di Marine Habitat Lab, FPIK IPB dan memelihara kerang hijau (Perna viridis) yang di-sampling dari Muara Kamal, Teluk Jakarta. Kerang pertama-tama diaklimatisasi terlebih dahulu untuk bisa beradaptasi dan mengurangi stress akibat transportasi. Setelah beberapa hari barulah dilakukan perlakuan penambahan konsentrasi mikroplastik ke dalam air laut dan suhu yang berbeda-beda.
 
Respon variabel yang diamati diantaranya adalah filtration rate, konsumsi oksigen, survival rate, dan body condition index (BCI). Penelitian yang akan dilaksanakan selama lima bulan ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari adanya polusi plastik di perairan terhadap salah satu biota laut. Selanjutnya, hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi pesan bagi masyarakat akan bahaya mikroplastik serta perlu adanya pengendalian dan pengelolaan pemakaian plastik.***