Fema IPB Ajak Warga Melek Gizi

Fema IPB Ajak Warga Melek Gizi

Fema-cikarawang
Berita
 Fakultas Ekologi Manusia (Fema) Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerjasama dengan PT. Sarihusada Generasi Mahardhika me-launching program pemberian pendidikan gizi masyarakat yang mengusung tema “Saung Ayo Melek Gizi (Saung AMG)”, Kamis (7/4). Kegiatan ini mengambil tempat di Saung Sabilulungan Kampung Carangpulang RT.03/04 Desa Cikarawang, dan Saung Mutiara Ciherang Peuntas RT.03/05 Desa Ciherang Kecamatan Dramaga Kabupaten.
 
Ketua Tim Saung AMG, Dr. Sri Anna Marliyati menyampaikan terima kasih kepada PT. Sarihusada yang telah mempercayakan kegiatan AMG ini. Ia mengatakan, PT. Sarihusada telah membangunkan sarana fisik sebagai sarana edukasi gizi bagi masyarakat untuk berkumpul membicarakan gizi anak di dua desa, yaitu Cikarawang dan Ciherang.
 
Ia menjelaskan, kegiatan AMG sudah tiga tahun berjalan. Pada tahun pertama, Community Education Center di Fema IPB telah berhasil mengedukasi 200 kader Posyandu, dan 200 tokoh masyarakat di sekitar desa lingkar kampus. Hasilnya, para kader tersebut berhasil mengedukasi 4.000 (empat ribu) ibu balita di 91 Posyandu di sekitar lingkar kampus.
 
Pada tahun ke-2, mencoba meningkatkan fasilitas dari Posyandu binaan, yaitu Posyandu Mawar di Desa Cikarawang, dan Posyandu Kamper di Desa Ciherang. Selanjutnya, di tahun ke-3 ini akan memantapkan usaha produktif di dua desa binaan, seperti di Desa Cikarawang dengan usaha pembuatan yoghurt, sedangkan Desa Ciherang ada nugget dan wajit talas.
 
Dekan Fema IPB, Dr. Arif Satria mengatakan, pemberian pendidikan gizi pada masyarakat secara konsisten merupakan kompetensi dari Fema IPB, diantaranya pendidikan gizi keluarga, pendidikan ilmu keluarga dan konsumen, serta komunikasi dan pengembangan masyarakat.
 
IPB akan terus memberdayakan dan membina masyarakat serta mendorong pengetahuan ibu-ibu tentang gizi seimbang. Selain itu juga mengajarkan bagaimana menyusun menu sehat dan bergizi, serta memberikan pengetahuan untuk pengembangan usaha produktif. Kami siap menampung produk tersebut di kantin-kantin sekitar fakultas,” ujarnya.
 
Sementara itu, Senior Manager Corporate Communication PT Sarihusada, Arif Mujahidin mengatakan, persoalan hak atas gizi anak khususnya pemenuhan gizi bagi anak balita masih menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Indonesia. “Dengan kegiatan Ayo Melek Gizi ini untuk mendukung peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan gizi seimbang dan pola makan sehat, terutama anak-anak. Harapannya orang tua mengetahui tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi perkembangan masa depan anak,” jelasnya.
 
Kepala Desa Cikarawang, Sapturi Wijaya, mengatakan bagi warga, makanan itu yang penting enak, pasti akan dimakan, tidak melihat asupan gizinya. “Dengan pendampingan dari Fema IPB tentang pentingnya gizi bagi anak, mudah-mudahan warga lingkar kampus tahu akan gizi yang baik, dan tidak ada lagi anak yang kena gizi buruk,” harapnya.
 
Kontak: Dr. Sri Anna Marliyati, No HP 08121105760