Teh Goes to Campus

Teh Goes to Campus

IMG_6739
Berita
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Kementerian Pertanian RI menggelar diskusi “Teh Goes to Campus”, Jumat (16/10) di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga Bogor. Diskusi ini menghadirkan narasumber yang berasal dari unsur akademisi,  bisnis, government atau pemerintah, dan community atau masyarakat. 
 
Ketua Dewan Teh Indonesia, Sultoni Arifin menyampaikan diskusi teh ini merupakan rangkaian kegiatan dari konfederasi teh rakyat seluruh dunia. Dewan Teh Indonesia memayungi  terbentuknya Undang-undang perkebunan dari para produsen maupun trader. “Dewan Teh Indonesia seringkali memberikan usulan terhadap pemerintah kaitannya dengan konsep dan kebijakan. Terlebih saat ini banyaknya impor teh membanjiri Indonesia, sehingga kami dari memberikan usulan terhadap pemerintah untuk pembatasan impor teh, juga untuk menyelamatkan agribisnis teh nasional,” ujarnya.
 
Sementara itu, Wakil Dekan bidang Sumberdaya, Kerjasama dan Pengembangan FEM IPB Prof.Dr. Firdaus mengatakan, fenomena tanaman perkebunan komoditas teh di Jawa Barat  90 persen sudah melewati usia 40 tahun sehingga harus ada peremajaan. Selain itu tanaman teh merupakan tanaman yang pertumbuhannya termasuk lambat (slow down) dibanding sawit dan kakao. Namun  perkebunan teh dapat menjadi destinasi turis atau agrowisata sehingga dapat menjadi multifunctional agriculture, seperti yang telah dilakukan oleh Negara Jepang. “Tidak hanya teh, tetapi juga pada sawah padi dan lain sebagainya, sehingga dapat meningkatkan supply,” tandasnya. (dh)